Didik Anak dengan Cara Ini untuk Melatih Keberanian dan Kepercayaan Dirinya

Keberanian dan kepercayaan diri pada anak dapat dilatih sejak usia dini.  Tak sedikit orangtua yang anaknya pemalu, penakut, dan kurang percaya diri. Untuk itu, anda bisa menanamkan beberapa hal untuk melatih agar anak menjadi pemberani dan percaya diri. Anda pun bisa melakukannya dengan beberapa tips berikut ini: 

 

Biarkan si anak mencoba hal baru

Memulai suatu hal kepada anak sejak usia dini dapat dilakukan dengan cara sederhana. Di zaman sekarang ini banyak sekali ditemukan orangtua yang terlalu dan bahkan sangat overprotective terhadap mereka. Maka dari itu, untuk melatih keberanian dan kepercayaan diri pada anak yang perlu anda lakukan pertama-tama ialah biarkan sia anak mencoba hal baru. Anda tidak perlu khawatir jika anak kelelahan, kena kotoran, terluka, dan sebagainya. Melalui cara seperti ini, perlahan-lahan anak anda akan terbiasa dan jauh lebih berani dan percaya diri melakukan sesuatu yang mereka inginkan. Selain itu, cara seperti ini juga dapat melatih anak untuk belajar hal baru yang belum pernah mereka ketahui sebelumnya.

 

Memberikan kepercayaan kepada anak

Menjalin hubungan antara orangtua dengan anak bukan hanya dengan menjalin komunikasi yang baik saja, melainkan orangtua harus memberikan kepercayaan kepada anak. Sederhananya percayalah dengan membiarkan si anak berani masuk kelas sendiri, berenang sendiri, tidur sendiri, dll. Setelah anak berhasil, berikan  sebuah reward berupa kalimat pujian atau hadiah yang ia inginkan. Dalam memberikan kepercayaan, orangtua harus pula memberi dukungan serta motivasi agar anak berpacu untuk lebih berani dan percaya diri.

Baca juga: Sekolah Terbaik di Jakarta Barat!

 

 

Jangan menakut-nakuti anak

Rasa takut dan ketidakpercayaan diri pada anak pasti ada faktornya bukan parents? Kita dapat meyakini bahwa faktor mendasar yang mempengaruhi anak menjadi penakut dan tidak percaya diri ialah salah satunya adalah faktor orangtua atau orang sekitar yang sering kali menakut-nakuti si anak. Oleh karena itu, ada baiknya janganlah menakut-nakuti anak. Apa yang tertanam di dalam benak anak pasti selalu ia ingat. Contohnya saja, si anak takut bermain karena ada anjing. Anda pun bisa memberitahukannya bahwa kalau ia baik dan sayang dengan anjing itu, maka ia tidak akan digigit. Semakin anak ditakut-takutin, semakin ia takut.

 

 

Latih keberanian dan kepercayaan diri pada anak dengan mengajaknya jalan-jalan atau bermain di luar jika si anak takut bersosialisasi

Rasa takut dan ketidakpercayaan diri pada anak ada beragam jenisnya. Apakah anak anda termasuk takut bersosialisasi? Sebagai solusi mengurangi rasa takut anak terhadap sosialisasi, anda bisa meluangkan waktu mengajak si anak pergi jalan-jalan atau bermain di luar.

 

Hentikan membandingkan anak dengan anak lain

Setiap anak memiliki kepribadian, karakter, kebiasaan, dan kecerdasan yang berbeda-beda. Terkadang apa yang orangtua harapkan tidak dimiliki oleh anak-anaknya. Maka dari itu tak sedikit orangtua yang suka membanding-bandingkan anak mereka dengan anak lain. Cara seperti ini justru bukan untuk melatih keberanian dan kepercayaan diri si anak, akan tetapi membuat anak menjadi semakin malu, tidak percaya diri, dan selalu takut akan hal yang ingin ia lakukan. Jika ada sesuatu di diri anak yang tidak sesuai dengan harapan anda, anda pun harus mampu menerima apa adanya, bukan mengharapkan atau memerintahkan anak untuk seperti anak lainnya.

 

 

Hindari menggunakan kalimat seperti berikut ini

Bukan hanya perbuatan orangtua dan terhadap anak saja yang dapat membentuk karakter, kepribadian, kebiasaan, dan kecerdasaan si anak. Namun, perkataan juga dapat membentuk karakter, kepribadian, kebiasaan, dan kecerdasan anak. Untuk melatih keberanian dan kepercayaan diri anak, sudah sepatutnya orangtua tidak boleh mengucapkan kalimat seperti; “gimana sih masa gini aja gak bisa, dasar kamu…., harusnya kamu bisa kayak dia dong, coba kamu…., dll”.

Baca juga: Sekolah Terbaik di Tangerang!

Bagi anda yang masih bingung mencari sekolah yang tepat untuk si anak, anda bisa cari dan temukan di www.edumor.com. Jangan lupa daftarkan akun anda di www.edumor.com/signup!

 

Baca juga

Share this!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *