Luar Biasa, 4 Anak Indonesia Ini Kuliah di Usia Sangat Muda!

17   tahun hingga 19 tahun merupakan usia ideal untuk masuk ke pendidikan perguruan tinggi. Namun hal ini tidaklah berlaku bagi beberapa anak Indonesia ini. Mereka berhasil masuk dan lulus kuliah di usia yang bisa dibilang sangatlah muda. Siapakah mereka? Berikut ini profilenya!

Cendikiawan Suryaatmadja

Cendikiawan Suryaatmadja seorang anak Indonesia yang telah berhasil masuk pendidikan tinggi di salah satu Universitas di kota Kanada, yaitu Universitas Waterloo pada usia yang terbilang sangatlah mudah (usia 12 Tahun) dengan mengambil program studi keahlian Fisika. Anak laki-laki yang sering disapa dengan Diki memiliki tingkat kepandaian sebesar 200. Kecerdasan yang ia miliki turun temurun dari Ibu beserta kakaknya. Ibu Diki pernah meraih kejuaraan Fisika peringkat ke 2 Se DKI Jaya. Sementara kakaknya sedang menempuh perkuliahan di luar negeri. Selain itu, kecerdasaan Diki dalam bidang Fisika terlihat sejak ia memenangkan olimpiade Fisika tahun 2016 di Kazakhstan. Selama kuliah, Diki juga mengambil bidang ilmu tambahan seperti Ekonomi, Kimia, dan Matematika.

 

Arya Bagus Kevin

Anak Indonesia yang satu ini menjadi  Anak Indonesia Termuda yang berhasil masuk ke salah satu perguruan tinggi ternama dan terbesar di Indonesia, Universitas Gadjah Mada. Arya Bagus Kevin atau akrab dipanggil Arya masuk ke Universitas Gadjah Mada di tahun 2014 melalui jalur masuk SBMPTN. Kala itu, Arya masuk Universitas Gadjah Mada di usianya masih 14 tahun. Arya Bagus Kevin kuliah di Universitas Gadjah Mada dengan program studi Teknik Sipil. Arya Memilih jurusan Teknik Sipil atas arahan ayahnya. Sebelum kuliah, Arya pernah mengikuti program Akselerasi jenjang SMP dan SMA. Berkat program tersebut, Arya bisa kuliah di usia yang sangat muda. Arya Bagus Kevin bukanlah satu-satu mahasiswa berusia sangat muda yang kuliah di UGM. Namun, ada sosok lainnya yakni Diyah Utami Kusumaning Putri (masuk UGM usia 14 tahun di tahun ajaran 2012, program studi Ilmu Komputer), Alvinasari Tyasdini Arifi (masuk UGM usia 14 tahun di tahun ajaran 2013, program studi Psikologi), Aditya Darma Putra ( masuk UGM usia 14 tahun di tahun ajaran 2011, program studi Teknik Industri), dan Aldo Meyolla Geraldino ( masuk UGM usia 14 tahun di tahun ajaran 2015, Fakultas Kedokteran).

 

Rafidah Helmi

Baru usia 17 tahun Rafidah Helmi sudah berhasil lulus kuliah di Unisula Fakultas Kedokteran. Kecerdasannya sudah terlihat sejak ia masuk Taman Kanak-Kanak dengan menempuh masa pendidikan TK Kecil selama satu hari dan keesokan harinya naik ke jenjang TK Besar. Ia hanya butuh waktu 5 tahun untuk menempuh pendidikan tingkat SD, 2 tahun SMP, dan 2 tahun SMA melalui sebuah program yang dinamakan Akselerasi. Rafidah Helmi masuk ke Fakultas Kedokteran Unisula di usia 14 tahun, dan lulus di usia 17 tahun. Ia pun merupakan satu-satunya mahasiswa kedokteran yang berhasil lulus di usia yang terbilang sangatlah muda. Sebelum menempuh pendidikan Kedokteran, awalnya Rafidah Helmi bercita-cita ingin menjadi seorang guru. Karena melihat kakaknya, Riana Helmi yang lulusan kedokteran UGM di usia muda, maka Rafidah Helmi memutuskan untuk mengikuti jejak sang kakak. Rafidah Helmi dan sang kakak selalu berusaha keras menetapkan tujuan dari awal, serta belajar dengan giat tanpa tekanan. Selagi bosan, salah satu kegiatan yang paling sering ia lakukan adalah belajar belajar dan belajar.

 

Audrey

Wanita kelahiran Surabaya ini memiliki kecerdasan yang sangat luar biasa. Kecerdasannya bukan hanya masuk kuliah di usia yang sangat muda, yakni 13 tahun. Audrey memiliki kecerdasan Bahasa Inggris melebihi orang-orang normal lainnya. Pada usia 10 tahun, Audrey memperoleh skor TOEFL sebesar 573. Kemudian pada usia 14 tahun, ia meraih kembali skor TOEFL sebesar 670. Bahkan ia sudah mampu menghafal kosa kata kamus Bahasa Inggris sejak usia 11 tahun. Sudah ada 6 bahasa asing yang mampu dikuasai, yakni Bahasa Inggris, Bahasa Mandarin, Bahasa Latin, Bahasa Jerman, Bahasa Perancis, dan Bahasa Rusia. Semasa sekolah dulu, Audrey sering dianggap aneh sampai-sampai pernah dibawa ke dokter kejiwaan. Audrey hanya membutuhkan waktu 5 tahun untuk mengenyam pendidikan SD, 1 tahun SMP, dan 11 Bulan SMA. Tepat di usia 13 tahun ia lulus SMA. Namun tidak satupun perguruan tinggi di Indonesia yang mau menerimanya karena usia Audrey yang masih terlalu sangat muda. Akhirnya, Audrey diterima kuliah di salah satu perguruan tinggi di Amerika Serikat bernama University of Virginia. Di kampus tersebut, ia mengambil program studi Fisika. Hanya butuh waktu 3 tahun, Audrey berhasil menyelesaikan studi di University of Virginia dengan predikat Cumlaude.

Baca juga

Share this!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *