8 Istilah Umum yang Perlu Diketahui Calon Mahasiswa

 

IP

Dalam dunia perkuliahan ada sebuah istilah yang dinamakan IP. IP atau Indeks Prestasi terbagi menjadi 2 macam, yakni Indeks Prestasi Semester atau IPS dan Indeks Prestasi Kumulatif atau IPK. Kira-kira ada yang tau gak nih, apa sih bedanya IPS sama IPK? IPS ialah hasil nilai dari mata pelajaran yang dihitung secara keseluruhan di setiap semesternya. IP atau Indeks Prestasi disajikan dalam bentuk angka mulai dari 0 sampai 4 yang paling tinggi. Sementara IPK merupakan gabungan antara IPS semester satu dengan semester lainnya. Misalkan, kalian di semester 1 memperoleh IPS sebesar 4 dan pada saat semester 2, kalian memperoleh IPS sebesar 3,8. Kemudian angka tersebut dijumlah dan dibagi 2. IPK juga dapat dihitung mulai dari IPS semester 1 sampai semester akhir. Setiap perguruan tinggi memiliki ketentuan IPS yang berbeda-beda agar mahasiswa dapat mengambil SKS dalam jumlah tertentu. Umumnya untuk mengambil 24 SKS, mahasiswa harus bisa mencapai IPS minimal 3,25 atau 3,5.

 

SKS

Istilah SKS atau Sistem Kredit Semester hanya ada dalam istilah akademik di pendidikan tinggi dari jenjang Diploma sampai Doktor. Jenjang Profesi dan Spesialispun tetap menggunakan istilah Sistem Kredit Semester. Sistem Kredit Semester adalah sistem akademik yang dibebankan kepada setiap mahasiswa yang ada pada tiap-tiap mata kuliah. Setiap mata kuliah memiliki Sistem Kredit Semester yang berbeda-beda di setiap semesternya. 1 Sistem Kredit Semester atau SKS membutuhkan waktu belajar mengajar selama 50 menit per pertemuan. Dalam istilah Sistem Kredit Semester atau SKS, jika seorang mahasiswa memperoleh nilai D atau E pada suatu mata kuliah, berarti mata kuliah tersebut dianggap gagal dan jumlah SKS yang telah diambil berkurang. Contohnya, kalian mengambil SKS sebanyak 24 SKS.. Ternyata kalian memperoleh nilai D atau E pada mata kuliah tertentu yang berjumlah 4 SKS. Dengan begitu, jumlah SKS yang telah kalian ambil sebanyak 20 SKS. Salah satu syarat untuk mengikuti Skripsi adalah jumlah SKS yang telah diambil selama perkuliahan minimal 138 SKS (belum termasuk Skripsi).

 

Semester Pendek

Sewaktu kalian sekolah dulu, jika ada mata pelajaran yang dibawah standard kalian bisa mengikuti ujian berbaikan, sama halnya ketika kalian kuliah nanti. Di dunia perkuliahan, jika kalian gagal dalam mata kuliah tertentu, kalian diberikan kesempatan untuk memperbaiki mata kuliah tersebut dengan cara mengulang atau ikut semester pendek. Semester pendek merupakan masa untuk memperbaiki mata kuliah yang pernah gagal di suatu semester. Waktu kuliah semester pendek tidak sama seperti semester panjang, yang mana masa perkuliahan semester panjang selama 5 sampai 6 bulan. Sementara semester pendek berlangsung selama 1 sampai 2 bulan saja. Yang perlu kalian ketahui bahwa semester pendek sebenarnya bukan hanya untuk perbaikan mata kuliah. Di beberapa perguruan tinggi ada yang memanfaatkan semester pendek untuk memperbanyak jumlah SKS, sehingga kalian bisa cepat lulus dengan kurun waktu 3,5 tahun.

 

KHS

Tidak ada istilah bagi rapot dalam dunia perkuliahan ya guys! Saat kuliah nanti, kalian akan menemukan istilah KHS. KHS itu Kartu Hasil Studi yang dikeluarkan setelah selesai UAS. Bagian akademik kampus mengeluarkan KHS dalam bentuk print yang berisikan mata kuliah apa saja yang telah kalian ambil di semester tersebut, berapa bobot nilai yang kalian peroleh per mata kuliah, berapa hasil nilai yang kalian peroleh per mata kuliah (menggunakan huruf A sampai E), berapa IPSnya, berapa IPKnya, dan jumlah SKS yang telah kalian ambil.

 

KRS

Selain KHS, kalian juga akan menemukan istilah KRS dalam dunia perguruan tinggi. Apa itu KRS? KRS atau Kartu Rencana Studi ialah daftar mata kuliah yang disajikan pada semester tersebut. Pada saat KRS keluar, kalian mengisi sebuah form untuk memilih mata kuliah apa saja yang ingin kalian ambil. Mata kuliah yang disajikan boleh kalian tambahkan, boleh kalian kurangin. Sebelum mengisi Kartu Rencana Studi, sebaiknya kalian konsultasikan terlebih dahulu ke Kaprodi (Kepala Program Studi) kalian masing-masing agar tidak salah arah. KRS ini bisa kalian isi secara manual atau secara online di SIAKAD kampus.

 

SIAKAD

Zaman sekarang sudah sangat canggih. Hampir semua kegiatan menggunakan bantuan teknologi, khususnya kegiatan di dunia pendidikan. Sekarang ini, banyak kampus yang menggunakan teknologi komputerisasi untuk menginformasikan beragam informasi yang dibutuhkan para peserta didik dan para tenaga pengajar, yaitu berupa SIAKAD. SIAKAD atau yang lebih dikenal dengan istilah Sistem Informasi Akademik merupakan sistem komputerisasi yang berisikan informasi perguruan tinggi, yang terdiri dari KHS, KRS, jadwal kuliah, total biaya kuliah yang telah dibayar mahasiswa, dll.

 

Kaprodi

Setiap program studi pasti dipimpin oleh ketua program studi yang dinamakan Kepala Program Studi atau disingkat Kaprodi. Kaprodi merupakan bagian dari program studi yang bertugas dan bertanggungjawab atas mahasiswa dan kegiatan operasional program studi. Jika mahasiswa mengalami suatu kendala yang berhubungan dengan kegiatan belajar mengajar terhadap suatu program studi yang bersangkutan, mahasiswa tersebut bisa melaporkan atau konsultasi ke Kaprodi.

 

Kuliah Kerja Nyata

Sebelum menempuh skripsi, setiap mahasiswa ditugaskan bahkan diwajibkan mengambil mata kuliah “Kuliah Kerja Nyata”. Mata kuliah tersebut ada juga yang dinamakan Kuliah Praktek atau Kerja Praktek dengan jumlah SKS sebanyak minimal 2 SKS. Kuliah Kerja Nyata atau Kuliah Praktek ini, diselenggarakan tepatnya pada semester 6 atau semester 7. Jadi, mahasiswa yang bersangkutan harus magang di suatu perusahaan, lembaga, instansi, atau institusi paling lama 6 bulan. Kalian bukan sekadar magang ya, melainkan riset sekaligus membuat laporan dalam bentuk makalah seperti skripsi. Intinya mata kuliah ini seperti latihan skripsi.

Baca juga

Share this!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *