Kebiasaan Orangtua yang Perlu diterapkan pada Anak Sejak Dini

  • Membaca

Pepatah mengatakan bahwa “buku adalah jendela dunia”. Semakin banyak membaca, maka semakin banyak pula jendela dunia yang kita buka. Oleh karena itu anda sebagai orangtua perlu menerapkan kebiasaan ini pada anak sejak usia dini. Anda bisa memulainya dengan cara rutin membacakan dongeng sebelum si anak tidur di malam hari. Cara lain adalah membelikannya buku-buku cerita ataupun buku pengetahuan bergambar. Kemudian buatkan ruang khusus membaca bagi si anak. Dan ajak anak membaca buku bersama-sama di waktu luang atau pada saat sebelum tidur di malam hari. Menurut beberapa psikolog, anak yang rutin membaca buku dan didongengkan dapat mengalami kemampuan dan minat belajar yang baik saat duduk di bangku sekolah nanti. So, masih malas kah anda menerapkan kebiasaan membaca pada anak?

 

Menabung

Kedua, anda perlu mengajarkan kebiasaan menabung pada anak sejak usia dini. Setidaknya ketika anak sudah mulai memasuki usia sekolah. Dimana pada usia tersebut anda bisa mengajarkan betapa pentingnya menabung itu. Agar si anak merasa tertarik menabung, anda bisa membelikannya celengan berbentuk unik serta menerapkan kebiasaan menabung setiap hari dengan cara mengingatkan anak untuk menyisikan sebagian uangnya. Selain itu, jangan membiasakan anak membeli jajanan di sekolah dan memberikan uang jajan dalam jumlah yang berlebihan. Kalau perlu bawakan bekal dari rumah.

 

Menjaga kebersihan tangan dan gigi

Menjaga kebersihan merupakan bagian dari iman. Sejak usia dini mengajarkan kebersihan pada anak tidaklah kalah penting, terutama dalam hal menjaga kebersihan tangan dan gigi. Hal ini bisa anda ajarkan dengan mengajak ajak untuk rajin cuci tangan sehabis memegang barang, mencuci tangan sebelum dan sesudah makan, serta mengosok gigi. Hal ini mesti dijadikan sebuah aktivitas rutin, dimana anda dan si anak melakukannya secara bersama dan memberikan contoh. Kalau si anak lupa atau belum melakukannya, tolong diingatkan bukan malah dibiarkan. Andapun dapat memberikan peraturan menjaga kebersihan tangan dan gigi pada anak seperti tidak boleh masuk kamar tidur sebelum cuci tangan, cuci kaki, dan gosok gigi serta melarang anak makan di malam hari kalau sudah menggosok gigi.

 

Mengajarkan rasa tanggungjawab

Orangtua yang bertanggungjawab adalah orangtua yang dapat mendidik anaknya menjadi anak yang bertanggungjawab dalam hal apapun itu, baik bertanggungjawab di lingkungan keluarga maupun bertanggungjawab di luar lingkungan keluarga. Anak yang dididik dengan rasa tanggungjawab yang tinggi, di masa depan si anak akan menjadi anak yang sukses dalam bertanggungjawab. Mengajarkan kebiasaan rasa tanggungjawab pada anak dapat anda terapkan dengan hal kecil.  Misalkan, selalu mengajarkan anak bahwa sehabis bermain atau menggunakan barang harus dirapikan dan diletakkan di tempat asalnya. Jika anak mulai memasuki usia yang lumayan besar, ada bisa mengajarkan anak bertanggungjawab terhadap suatu masalah yang terjadi di lingkungannya. Dengan begitu maka anak akan tahu apa resiko dan akibatnya jika ia tidak bertanggungjawab atas apa yang telah ia lakukan.

 

Mengajarkan kesopanan dengan Terima Kasih, Tolong, Maaf, dan Permisi

Nah, kebiasaan inilah yang paling sering diterapkan oleh orangtua dari zaman dulu sampai zaman sekarang. Karena masyarakat kita selalu mengutamakan norma kesopanan sebagai bentuk akhlak yang baik. Kapanpun dan dimanapun anak berada, norma kesopanan tersebut haruslah ada. Untuk mengajarkan norma kesopanan anda bisa menerapkan pada si anak untuk selalu berkata terima kasih sehabis menerima bantuan, mengucapkan tolong ketika ia meminta bantuan, mengucapkan maaf ketika sudah melakukan suatu kesalahan, dan mengucapkan permisi ketika ingin lewat atau mengambil sesuatu.

 

Mengajarkan dan mengajak anak berdoa serta beribadah bersama

Tak hanya anak  harus takut dan taat pada orangtua, anakpun juga harus takut dan taat akan sang penciptanya. Maka dari itu dari sejak dini anak sudah diajarkan tentang pendidikan agama. Pendidikan agama bukan hanya diajarkan melalui pembelajaran seperti di sekolah. Namun anda bisa mengajarkannya dalam bentuk tindakan nyata. Misalnya, mengajarkan dan mengajak anak berdoa serta beribadah bersama pada waktu-waktu yang tepat seperti berdoa sebelum dan sesudah makan, doa sebelum dan sesudah bangun tidur, dll. Dengan begitu anak akan tau betapa pentingnya ucapan syukur atas berkat yang telah diberikan oleh Tuhan. Serta anak memiliki pribadi yang sesuai dengan aturan-aturan yang diajarkan dalam ilmu agama.

 

Menerapkan kebiasaan tidur yang tepat

Kebiasaan tidur pada anak juga tak kalah penting lho parents! Faktanya, anak yang mengalami kekurangan tidur dapat menimbulkan gangguan konsentrasi dan anak mengalami masalah belajar. Untuk menerapkan kebiasaan tidur yang tepat bagi si anak, anda harus bisa mengatur  berapa lama waktu yang tepat bagi si anak untuk tidur. Lamanya waktu tidur bisa disesuaikan dengan usia si anak. Tapi menurut pakar kesehatan, lama waktu tidur yang dianjurkan adalah minimal 7 jam per hari untuk waktu tidur di malam hari. Sementara waktu tidur di siang hari 1 jam sampai 2 jam sudah cukup.

 

Membiasakan anak makan makanan yang bergizi seperti sayur dan buah-buahan

Nah, yang satu ini juga gak kalah sangat-sangat penting lho parents! Selain prilaku anak yang dapat dibentuk sejak dini, kebiasaan mengatur pola hidup sehat juga sangat perlu diterapkan sejak anak usia dini. Banyak nih orangtua yang sering mengeluh anaknya gak suka makan sayur atau buah-buahan. Hal tersebut membuat para orangtua takut anaknya kurang serat. Betul bukan? Agar anak kedepannya suka makan sayur dan buah-buahan, caranya gampang kok parents! Yakni biasakan mereka makan sayur dan buah sejak dini. Pertama, kenalkan mereka jenis sayur dan buah-buahan beserta manfaatnya. Kedua, beritahu pada mereka apa akibat atau resikonya kalau mereka kurang makan sayur dan buah. Selanjutnya, buat makanan minuman yang mengandung sayur atau buah dengan kreasi yang berbeda (buat makanan atau minuman kesukaan anak yang berbahan dasar sayur atau buah). Kemudian, anda bisa menciptakan kreativitas makanan berbentuk menarik yang pasti disukai si anak dengan menggunakan sayur dan buah (kreativitas bekal anak khas jepang).

 

Baca juga

Share this!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *