Tips Lolos SBMPTN 2018

Ada berbagai cara yang bisa ditempuh untuk masuk ke perguruan tinggi. Saat ini, dikalangan calon mahasiswa baru sedang ngetrendnya info masuk PTN jalur SNMPTN dan SBMPTN. Ada sebagian calon mahasiswa memanfaatkan peluang dengan mengikuti pendaftaran jalur masuk SNMPTN yang dikhususkan untuk calon mahasiswa yang memiliki prestasi akademik maupun non akademik, dan ada pula yang lebih memilih untuk ikut SBMPTN ketimbang SNMPTN. Untuk masuk ke suatu Perguruan Tinggi Negeri tidaklah semudah membalikan kedua telapak tangan. Tapi diantara kedua jalur ini tingkat kelulusannya pasti lebih susah SBMPTN. Setuju gak? Nah, maka dari itu untuk lolos SBMPTN harus benar-benar dipersiapkan secara matang dari jauh hari. Penyelenggaraan ujian tertulis SBMPTN biasanya diselenggarakan setelah Ujian Nasional, berbarengan dengan pengumuman kelulusan penerimaan SNMPTN. Bagaimana sih cara untuk meningkatkan peluang lolos SBMPTN? Pertanyaan ini merupakan salah satu pertanyaan yang sering dipertanyakan oleh calon mahasiswa yang ingin mengikuti jalur SBMPTN. Kalau begitu edumor akan bantu kalian melalui tips-tips berikut ini:

 

1. Cari jurusan dan PTN beserta ketentuannya

Untuk masuk lewat jalur SBMPTN, kalian bebas memilih jurusan. Lintas jurusanpun kalian diperbolehkan. Untuk jurusan kalian bisa cari dan temukan di www.edumor.com/courseguide. Disitu banyak info jurusan yang bisa kalian temukan, mulai jurusan itu seperti apa, bagaimana prospek kerjanya nanti, karir terkaitnya apa, dan kampus mana saja yang menyediakan jurusan tersebut. Untuk memilih jurusan, kalian harus sesuaikan dulu dengan minat, bakat, dan kemampuan kalian yang terlihat dari hasil nilai mata pelajaran harian dan nilai rapot, atau amati aktivitas harian kalian menonjolnya dibidang apa. Setelah itu, cari perguruan tinggi yang menyediakan jurusan tersebut. Tentunya kalian bisa cari dan temukan di www.edumor.com/course.

 

Berikut ketentuan memilih jurusan dan PTN pada saat pendaftaran SBMPTN

– Para peserta diberikan kesempatan memilih paling banyak 3 Jurusan dengan ketentuan salah satu jurusan berada di wilayah PTN pendaftar.

– Jika peserta hanya memilih 1 jurusan, peserta bebas memilih wilayah PTN.

 

2.  Kumpas tuntas info-info yang berkaitan dengan jurusan serta PTN tersebut

Jangan lupa kumpas tuntas segala informasi mengenai jurusan dan perguruan tinggi terkait mulai dari Akreditasi,  jumlah daya tampung, dan tidak ketinggalan jumlah peminatnya. Ingat ya, pilih jurusan di suatu PTN jangan karena peminat, tapi harus disesuaikan dengan minat, bakat, dan kemampuan kalian!

 

3. Telitilah pada saat mengisi formulir pendaftaran SBMPTN

Bagaimanapun juga ketelitian sangatlah penting. Selama mengisi formulir atau borang pendaftaran online SBMPTN pastikan semua data yang telah kamu isi sudah lengkap dan benar. Kesalahan pengisian formulir pendaftaran dapat berpengaruh dalam kelolosan nantinya, tapi itu tergantung pihak penyelenggaran dan PTN yang bersangkutan. Mungkin kesalahan kecil masih bisa dimaklumkan.

 

4. Belajarlah dari jauh-jauh hari. Kalau perlu tambah porsi belajar kalian

Pelaksanaan SBMPTN dari tahun ke tahun dilaksanakan setelah Ujian Nasional berlangsung. SNMPTN dengan SBMPTN tentu berbeda. SNMPTN proses seleksinya berdasarkan nilai rapot dan prestasi penunjang lainnya yang hanya diperuntukan oleh siswa-siswa tertentu saja. Sementara jalur SBMPTN lebih ke seleksi secara ujian tertulis. Kalau ditanya SBMPTN susah apa gak, jawabannya pasti susah karena soalnya susah dan banyak saingannya. Untuk itu kalian harus mempersiapkan diri secara matang dengan tingkatkan kemampuan belajar kalian. Ujian SBMPTN terbagi ke dalam beberapa kategori yang disesuaikan dengan kategori pilihan jurusan, ada TPA dan TKD SAINTEK, TPA dan TKD Soshum, serta TPA dan TKD Campuran. Ada pula tambahan ujian keterampilan untuk kalian yang memilih jurusan kesenian dan olahraga. Dalam menghadapi ujian SBMPTN beberapa bulan sebelumnya kalian bisa belajar secara mandiri dengan banyak-banyak latihan soal lewat buku SBMPTN atau belajar online yang dibarengi dengan belajar Ujian Nasional. Kalian juga bisa belajar secara kelompok atau ikut bimbel. Gak masalah kalian ngeluarin biaya banyak.

 

5. Manfaatkan peluang Try OUT SBMPTN Online

Cara untuk belajar itu banyak kok. Ketika ada peluang untuk belajar, manfaatkan sebaik-baiknya peluang tersebut. Kalau perlu tambahkan waktu belajar kalian dari waktu biasanya. Selain itu sebagai prediksi seberapa besar kalian bisa lolos SBMPTN, coba ikut Try OUT SBMPTN Online. Walau berbayar sekalipun, setidaknya kalian bisa tahu sampai mana kemampuan kalian terhadap materi yang telah dipelajari.

 

6. Review kembali semua materi yang telah kalian pelajari

Mereview adalah satu kewajiban untuk memastikan apakah materi yang kalian pelajari sudah benar-benar dipahami dan sudah sempurna atau belum. Cari tahu bagian materi mana yang serasa paling sulit untuk dipecahkan. Kemudian pelajari kembali sampai tuntas.

 

7. Amati baik-baik ketentuan penilaian soal ujian SBMPTN

Soal ujian SBMPTN terdiri dari TPA (Tes Potensi Akademik) dan TKD (Tes Kemampuan Dasar). Masing-masing ujian memiliki ketentuan sebagai berikut:

Jawaban benar +4

Jawaban salah -1

Jawaban kosong 0

 

 

 

Baca juga

Share this!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *