Apa Sih Bedanya Jurusan Psikologi dengan Psikiatri?

Kehidupan manusia di dunia tak pernah lepas dengan kondisi sosial dan masalah-masalah sosial yang menyebabkan perubahan perilaku dan perbuatan seseorang. Dengan begitu dibutuhkan ahli yang mengerti tantang hal tersebut, yakni ahli dibidang Psikologi dan Psikiatri. Psikologi dan Psikiatris merupakan jurusan ilmu sosial yang cocok untuk anak IPS. Memang apa sih bedanya Psikologi dengan Psikiatri? Baca penjelasannya di bawah ini:

1. Psikologi bidang ilmu yang mempelajari kondisi psikologi seseorang dari berbagai faktor. Sedangkan Psikiatri tentang kesehatan mental dan jiwa seseorang.

 

Sumber Gambar: goodlifeinheaven.blogspot.co.id/

 

Kedua jurusan ini sama-sama mempelajari tentang kondisi seseorang. Bedanya Psikologi lebih ke proses penelitian, analisis, dan pemecahan masalah yang meliputi perilaku, karakter, kepribadian, dan emosi yang disebabkan oleh berbagai faktor pendukung. Materi yang diajarkan sangat berkaitan erat dengan proses terjadinya masalah psikologi, mengapa hal tersebut bisa terjadi, apa penyebabnya, dan bagaimana cara mengatasinya. Selain itu kamu juga akan diajarkan mengenal kondisi psikologi seseorang lewat cara berbicara, cara berpikir, gerak-gerik anggota tubuh, raut wajah, suasana hati, tulisan tangan, tindakan, cara bergaul, dll. Bukan berarti anak Psikologi bisa baca pikiran orang atau meramal ya! Sedangkan, mahasiswa Psikiatri belajarnya lebih ke arah Psikologi kesehatan mental  dan jiwa seseorang. Jadi jurusan Psikiatri ini perpaduan antara Ilmu Kedokteran dengan Ilmu Psikologi.

 

2. Kalau mau jadi Psikolog harus melanjutkan jenjang pendidikan S2.

 

Sumber Gambar: pxhere.com

 

Semua mahasiswa lulusan Psikologi tidak bisa langsung menjadi seorang Psikolog di sektor Pemerintah maupun Swasta. Untuk benar-benar menjadi seorang Psikolog, kamu harus melanjutkan  pendidikan jenjang S2 Ilmu Psikologi atau S2 Psikologi Profesi dengan waktu tempuh 2 tahun – 3 tahun. Sedangkan untuk menjadi seorang Psikater mesti menempuh pendidikan S1 Ilmu Kedokteran terlebih dahulu. Sehabis lulus barulah melanjutkan pendidikan ke S2 Prosfesi Psikiatri. Sebenarnya langsung dari S1 Profesi Psikiatri juga bisa.

 

3. Lulusan Psikologi jika menjadi seorang Psikolog tidak bisa melakukan penyembuhan dengan cara memberian obat.

 

Sumber: hai.grid.id

 

Para Lulusan Psikologi memiliki kesempatan bekerja yang luas, salah satunya menjadi seorang Psikolog. Sementara lulusan Psikiatri umumnya menjadi seorang Psikiater. Seorang Psikolog dari segi pekerjaan hanya bertanggungjawab mengatasi kondisi Psikologi seseorang dengan cara konseling dan terapis. Di samping itu seorang Psikolog tidak diperbolehkan memberikan obat dalam bentuk apapun kepada pasien yang bersangkutan. Hanyalah Psikiater yang boleh memberikan obat kepada pasien yang sedang mengalami gangguan kesehatan mental dan jiwa. Tugas dan tanggungjawab Psikiater adalah menganalisa, mendiagnosa, dan mengobati pasien dengan cara terapi dan pemberian obat.

 

4. Lulusan Psikologi dapat bekerja di bidang yang cukup luas. Sedangkan lulusan Psikiatri dapat bekerja hanya sebatas di dunia medis saja.

 

Di antara kedua bidang jurusan tersebut, jurusan Psikologilah yang paling banyak peminatnya ketimbang jurusan Psikiatri. Kenapa? Lulusan Psikologi dapat bekerja di bidang yang cukup luas seperti bidang pendidikan, bidang medis, bidang sosial, bidang perusahaan, bidang industri dan organisasi, bidang kriminal, bidang komunikasi dan media, dan masih ada banyak bidang lainnya.  Kalau lulusan Psikiatri memiliki kesempatan bekerja hanya sebatas di dunia medis saja dengan menjadi seorang Psikiater, Hipnoterapis, Konselor gangguan mental dan jiwa, Spesialis Anak Berkebutuhan Khusus, dll.

Intinya ilmu yang dipelajari di jurusan Psikologi dan Psikiatri hampir sama, cuman dari fungsi pekerjaannya jelas-jelas berbeda. Untuk kalian yang sedang bingung cari jurusan, perguruan tinggi, beasiswa, dan karir yang cocok bisa cek di www.edumor.com. Bisa cari dan temukan sekolah juga lho! Jangan lupa daftarkan akun kalian di www.edumor.com/signup untuk mendapatkan update informasi seputaran sekolah atau kuliah lebih banyak lagi!

Sumber: https://eduadvisor.my/articles/psychologist-vs-psychiatrist-whats-difference/

 

Baca juga

Share this!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *