Pentingnya Akreditasi Perguruan Tinggi sebagai Penentu Pemilihan Perguruan Tinggi

BAN PT merupakan institusi Pemerintah yang didirikan secara mandiri guna memberikan penilaian terhadap kualitas suatu perguruan tinggi baik PTN mau PTS yang meliputi universitas, sekolah tinggi, akademik, dan politeknik. Pastinya seluruh perguruan tinggi yang sudah terdaftar di BAN PT wajib melaksanakan penyelenggaraan akreditasi setiap 5 tahun sekali. Begitu juga dengan perguruan-perguruan tinggi hasil kerjasama dan yang melakukan pergantian status. BAN PT sampai saat ini telah berdiri sejak 1994 berlandaskan ketetapan Undang-Undang Dasar Republik Indonesia Nomor 2 Tahun 1989 mengenai Sistem Pendidikan Nasional yang berlaku sejak tanggal 27 Maret 1989 dan berlandaskan ketetapan Peraturan Pemerintah Nomor 60 Tahun 1999 tentang Perguruan Tinggi. Sebelum berdirinya BAN PT, penilaian akreditasi hanya berlaku untuk PTS saja. Setelah berdirinya BAN PT, penilaian perguruan tinggi tidak hanya berlaku untuk PTS tapi sudah berlaku untuk kedua-duanya. \

 

Persyaratan yang harus dipenuhi oleh pihak perguruan tinggi dalam proses pelaksanaan akreditasi.

Proses akreditasi suatu perguruan tinggi dilaksanakan setiap 5 tahun sekali oleh pihak BAN-PT. Dimana hasil laporan penilaian akreditasi diserahkan ke Kementerian Pendidikan Nasional. Oleh karena itu sebelum melalui tahap akreditasi, perguruan tinggi harus memenuhi syarat terhadap pengajuan akreditasi yang meliputi:

1. Suatu perguruan tinggi baik swasta maupun negeri telah memiliki izin dalam pembukaan program studi atau jurusan.

2. Perguruan Tinggi tersebut telah memiliki izin operasional akan program studi yang ada.

3. Rektor perguruan tinggi wajib menandatangani surat pernyataan yang sudah dibuat oleh pihak perguruan tinggi.

4. Setiap perguruan tinggi telah menandatanganni surat kode etik yang dikeluarkan oleh BAN PT.

 

Bagaimana proses akreditasi perguruan tinggi itu?

Nah, proses akreditasi perguruan tinggi meliputi beberapa tahap, yakni;

1 Proses evaluasi terhadap jurusan atau program studi yang telah terdaftar di BAN PT.

2 Setelah melalui tahap evaluasi program studi, lalu dibuatah rangkuman ekslusif yang diserahkan ke bagian seketariat BAN PT.

3 Pelaporan rangkuman ekslusif yang telah diterima oleh sekretariat BAN PT akan diulas kembali.

4. Kalau sudah memenuhi persyaratan, sekretariat BAN PT mengirimkan instrumen akreditas yang telah terisi.

5 Tahap berikutnya, pihak program studi atau Ketua Prodi mengirimkan berkas-berkas program studi sesuai jenjangnya (D1 hingga S3) ke sekretariat BAN PT.

6. Pelaksanaan penilaian akreditasi perguruan tinggi yang bersangkutan.

Baca juga: Deret Perguruan Tinggi Jurusan Pajak di Indonesia

 

Jenis-jenis kriteria penilaian akreditasi

Penilaian akreditasi suatu perguruan tinggi terbagi kedalam 2 kategori, yaitu:

1. Akreditasi institusi terkait:

A. Dinilai apakah perguruan tinggi tersebut sudah mendapatkan izin penyelenggaraan atau belum.

B. Apakah perguruan tinggi tersebut sudah memenuhi persyaratan atau bagaimana kelayakannya.

C.  Bagaimana kenerja dalam program penyelenggaraan pendidikan di perguruan tinggi tersebut.

D. Tingkatan pengelolahan perguruan tinggi secara efisiensi.

E. Relevansi yang berhubungan dengan proses penyelenggaraan dan pembangunan perguruan tinggi tersebut.

 

2 Akreditasi setiap fakultas atau program studi yang ada:

A. Indentitas  program studi.

B. Penyelenggaraan program studinya sudah mendapat izin atau belum.

C. Penyelenggaraan program studi tersebut sudah sesuai atau belum dengan Undang-Undang Dasar Republik Indonesia.

D. Mutu alumi yang meliputi berapa banyak alumni yang sudah bekerja dan lain sebagainya.

E. Kelengkapan sarana dan prasarana.

F. Bagaimana dan seberapa besar efisiensi proses penyelenggaran program studi yang berkaitan.

G. Produktivitas akan program studi tersebut.

 

Lalu, apa sih manfaat akreditasi perguruan tinggi dan jurusan?
1. Sebagai suatu usulan pelaksanaan proyek Institusi

Gambar: id.wikipedia.org

 

 

Sejati akreditasi suatu perguruan tinggi dan jurusan sangatlah penting bagi setiap mahasiswa dan perguruan tinggi itu sendiri. Kabarnya, akreditasi tersebut dapat digunakan oleh perguruan tinggi sebagai usulan pelaksanaan proyek institusi. Jika sebuah perguruan tinggi memiliki akreditasi yang bagus berarti perguruan tinggi tersebut mampu memperoleh proyeksi institusi yang besar. Sedangkan perguruan tinggi cuma memperoleh proyeksi institusi yang sedikit apabila perguruan tinggi tersebut memiliki akreditasi yang kurang bagus. Jadi sebanding, akreditasi bagus proyeksinya besar. Akreditasinya kurang bagus, proyeksinya kecil.

Cari sekolah / perguruan tinggi di edumor.com!

 

2. Menarik perhatian setiap calon mahasiswa

Gambar: www.finansialku.com

 

 

Calon mahasiswa mana yang tidak tertarik jika melihat suatu perguruan tinggi dengan jurusan incarannya memiliki akreditasi yang bagus. Satu hal yang pasti, pada saat memilih perguruan tinggi dan jurusan yang dilihat pertama kali tak hanya nama perguruan tingginya, tapi bagus tidak akreditasinya. Semakin bagus akreditasi semakin berkualitas pula perguruan tinggi dan program studi tersebut. Jurusan dan perguruan tinggi dapat dikatakan bagus jika memiliki akreditasi A dan B. Melainkan jurusan dan perguruan tinggi yang kurang bagus memiliki akreditasi C.

 

3. Sebagai salah satu syarat para lulusan diterima kerja

Gambar: lalafo.kg

 

 

Yang terpikirkan oleh para pencari kerja ialah harus punya IPK bagus, dapat memenuhi kriteria kemampuan yang dibutuhkan dalam pekerjaan yang dimaksud, dll. Memang betul sih. Tapi yang gak kalah penting selain dilihat IPK dan kemampuanmu, akreditasi tempatmu pernah kuliah juga merupakan bagian terpenting yang dilihat HRD saat wawancara kerja.  Sebagian besar perusahaan lebih tertarik dengan calon pegawai yang memiliki IPK bagus, kemampuan bagus, serta akreditasi bagus. Karena mereka beranggapan bahwa suatu perguruan tinggi dengan akreditasi bagus pasti menghasilkan lulusan yang bagus pula. Ini mitos atau fakta?

Sumber:

1. http://www.kopertis12.or.id/2010/08/21/seputar-akreditasi-ban-pt-2.html.

2. http://www.kopertis12.or.id/2011/01/20/hal-hal-yang-perlu-diketahui-dalam-pengusulan-dan-proses-akreditasi-ban-pt.html.

3. http://sevima.com/apa-manfaat-akreditasi-oleh-ban-pt-bagi-ptn-dan-pts/

 

Baca juga

Share this!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *