5 Info tentang Passing Grade yang Perlu Kamu Ketahui Sebagai Calon Mahasiswa PTN

Bagian terpenting ketika seorang calon mahasiswa ingin masuk PTN adalah pilih jurusan dan perguruan tinggi berdasarkan passing gradenya. Apa sih passing grade itu? Nah, jadi Passing Grade itu nilai patokan dalam bentuk persen yang umumnya digunakan dalam penentuan pemilihan akan jurusan di suatu PTN. Passing grade ini dikhususkan untuk seleksi masuk PTN lewat jalur SNMPTN maupun SBMPTN.

 

–  Tinggi rendahnya passing grade yang dipilih bukan tolak ukur lolos atau tidaknya masuk PTN

Sebagian besar calon mahasiswa yang berkeinginan masuk PTN melihat terlebih dahulu berapa persen passing grade suatu jurusan di perguruan tinggi sebelum menentukan pilihannya. Banyak yang berpikir semakin rendah presentase passing grade, semakin gampang lolosnya. Sedangkan jurusan dengan presentase passing grade tinggi semakin susah lolosnya. Jadi tak sedikit calon mahasiswa justru memilih jurusan dengan passing grade rendah dengan alasan takut gak lolos kalau milihnya passing grade tinggi. Tapi bisa aja lho kalau pilih jurusan dengan passing grade tinggi malah lolos masuk PTN. Padahal nih ya guys, tinggi rendahnya passing grade bukan tolak ukur lolos atau tidaknya masuk PTN. Lolos tidaknya masuk PTN dilihat dari hasil nilai ujian yang kamu peroleh (setiap jurusan di PTN kriteria skornya berbeda-beda), nilai ijazah, nilai rapot, dan prestasi.

 

–  Umumnya passing grade digunakan hanya untuk memprediksi atau memperkirakan tingkatan diterima di PTN sekaligus trik memilih jurusan

Sebelum memutuskan memilih jurusan umumnya jurusan yang dipilih karena presentase passing gradenya. Kamu bisa memprediksi atau memperkirakan seberapa besar tingkatan diterima di suatu PTN melalui passing grade berdasarkan tes kemampuan guna memilih jurusan. Caranya? Coba latihan soal SBMPTN. Selanjutnya gunakan rumus: Persentase Passing grade = (jumlah jawaban benar x 4) – (jumlah jawaban salah x 1) x 100 : jumlah soal  keseluruhannya x 4.

Contoh; (40 X 4) – ( 10 x 1) x 100 : 50 x 4 = 75. Setelah terhitung skor passing gradenya, kamu bisa memperkirakan jurusan apa dan di PTN apa yang skor passing gradenya sesuai dengan perkiraan passing grademu tadi. Misalnya, perkiraan passing grademu 75%. Berarti kamu bisa pilih jurusan dan PTN yang menyediakan skor passing grade di bawah 75% atau pas 75%. Sekali lagi tinggi rendahnya presentase passing grade yang kamu pilih belum tentu bisa buat kamu lolos masuk PTN karena passing grade hanya  sekedar alat memprediksi atau memperkirakan tingkatan diterima masuk di PTN. Yang mana presentase passing grade jurusan di setiap PTN pasti berubah-ubah. Baik adanya pilihlah jurusan dengan passing grade yang sesuai dengan batas kemampuanmu.

 

– Presentase Passing Grade bukan dikeluarkan oleh PTN terkait dan passing grade di tempat bimbel hanya perkiraan saja

Siapa sih yang mengeluarkan passing grade itu? Passing grade suatu jurusan di PTN berbeda-beda yang dikeluarkan oleh pihak penyelenggara SNMPTN atau SBMPTN bukan dikeluarkan oleh pihak PTN terkait. Begitu pun skor presentase passing grade di tempat-tempat bimbel hanya perkiraan saja dan bukan ditentukan oleh pihak bimbelnya. Jangan heran ya kalau di setiap tempat bimbel presentase passing gradenya berbeda-beda.

Baca juga: 6 Profesi yang Dibutuhkan oleh Perusahaan Advertising

 

–  Jurusan dengan presentase passing grade rendah belum tentu mudah ditembus lho!

Passing grade tak hanya digunakan untuk memperkirakan tingkat diterima masuk PTN tapi bisa menentukan seberapa besar peminatnya yang dilihat dari jumlah pendaftar, jumlah daya tampung penerimaan, dan berapa jumlah calon mahasiswa yang diterima. Presentase passing grade rendah belum tentu mudah ditembus lho! Mungkin karena nilai ujianmu tidak memenuhi kriteria atau bisa jadi daya tampungnya sudah penuh. Penuhnya daya tampung terhitung dari daya tampung SNMPTN hingga SBMPTN. Misalnya, seleksi SBMPTN 2017 Kehutanan UGM menyediakan daya tampung untuk 3.500 peserta sudah termasuk jalur SNMPTN.

 

– Jurusan dengan passing grade rendah belum tentu kualitasnya tidak bagus

Nah, tentunya kalian bisa membedakan antara passing grade dengan akreditasi kan? Jangan salah paham kalau jurusan yang passing gradenya rendah berarti kualitasnya tidak bagus sedangkan jurusan dengan passing grade tinggi berarti kualitasnya bagus. Salah besar ya guys! Kualitas suatu jurusan itu dilihat dari akreditasi bukan dilihat dari presentase passing grade. Bisa aja jurusan ini passing gradenya rendah tapi akreditasinya bagus. Sedangkan jurusan ini passing gradenya tinggi tapi sayang akreditasinya tidak bagus.

Gimana guys, udah ngerti kan? Untuk itu jangan pilih jurusan di suatu PTN hanya karena tinggi rendahnya presentase passing grade, tapi dipilih karena minat dan kemampuanmu. Ingatkan sekali lagi  bahwa passing grade hanya perkiraan saja, tidak mutlak. Soal lolos atau tidaknya masuk PTN itu tergantung usaha dan kerja kerasmu.

 

 

Baca juga

Share this!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *