Berminat Masuk PTN? Perhatikan 6 Istilah Jalur Seleksi Masuk Perguruan Tinggi Negeri Ini!

Antara seleksi masuk Perguruan Tinggi Negeri dengan Perguruan Tinggi Swasta, seleksi masuk Perguruan Tinggi Negeri lah yang paling banyak diikutsertakan oleh calon mahasiswa baru. Menurut mereka berhasil masuk PTN itu keren plus biaya kuliahnya tidak semahal biaya kuliah PTS. Maka dari itu masuk PTN saingannya banyak dan susah-susah. Padahal menempuh pendidikan di PTN atau PTS sama-sama bagusnya. Gak jadi patokanmu untuk meraih kesuksesan di kemudian hari kok. Bagi kamu yang berminat melanjutkan pendidikan ke PTN, kenalin dulu nih macam-macam jalur seleksi masuk PTN di bawah ini:

 

1. SNMPTN

Gambar: sumselupdate.com

 

 

SNMPTN atau Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri merupakan jalur seleksi masuk ke sebuah perguruan tinggi melalui jalur undangan. Peserta SNMPTN lebih diutamakan kepada calon mahasiswa yang kurang mampu dari segi ekonomi sekaligus memiliki prestasi di bidang akademik maupun non akademik. Pendaftaran SNMPTN dilakukan oleh pihak sekolah dengan mengisi data lengkap siswa secara online. Tugas si peserta ialah mengumpulkan berkas-berkas penting seperti fotocopy rapot kelas 10 sampai kelas 12 semester 1 yang telah dilegalisir, bukti sertifikat prestasi, dll. Dalam proses seleksinya setiap peserta harus memilih 3 perguruan tinggi dengan 3 jurusan. Penilaian dilihat berdasarkan akreditasi sekolah, ranking siswa, jumlah alumni yang pernah diterima pada jalur SNMPTN, dll. Pelaksanaan SNMPTN sebelum UN berlangsung. SNMPTN sama sekali tidak dikenakan biaya dari pendaftaran sampai peserta diterima.

 

2. SBMPTN

Gambar: humas.ui.ac.id

 

 

Jalur yang ke dua ada SBMPTN. SBMPTN merupakan singkatan dari Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri. Jalur seleksi masuk SBMPTN hampir mirip dengan SNMPTN. Bedanya, SBMPTN diikutsertakan melalui jalur tes. Pelaksanaan SBMPTN dilakukan secara serentak di seluruh wilayah Indonesia. Lokasi  ujianya pun sudah ditentukan sendiri oleh pihak penyelenggara. Saat pendaftaran, setiap peserta harus mengisi data diri secara lengkap dan mengisi daftar perguruan tinggi serta jurusan pilihan secara online di website resmi SBMPTN. Dari tahun ke tahun, pendaftaran SBMPTN dimulai sehabis selesai Ujian Nasional. Dokumen-dokumen yang perlu disiapkan seperti; fotocopy rapot yang telah dilegalisir, fotocopy ijazah dan SKHUN, Surat keterangan lulus, KTP, pas foto, kartu peserta, dll. Tentunya dokumen-dokumen tersebut wajib dibawa pada hari H pelaksanaan ujian SBMPTN. Waktu ujian diikuti selama 2 hari. Hari pertama itu ada ujian CBT dan ada ujian PBT. Kemudian hari ke dua ujian keterampilan (jika memilih program studi olahraga atau kesenian).

 

3. Jalur mandiri PTN

Gambar: www.populer.web.id

 

 

Sehabis ikut SBMPTN, dibedak pasti ada kegalauan kira-kira lulus atau tidak bukan? Untuk berjaga-jaga kalau gak lulus SBMPTN, kamu bisa ikuti jalur masuk PTN melalui jalur  mandiri. Jalur  mandiri tidak dilaksanakan semua PTN, hanya ada beberapa PTN saja. Waktu pendaftaran dan pelaksanaannya tergantung PTNnya. Jalur mandiri dibagi lagi menjadi 2 jalur, yakni; tes tertulis dan berdasarkan nilai rapot atau nilai SBMPTN. Khusus tes tertulis, soal yang diberikan hampir-hampir mirip dengan soal SBMPTN. Dari segi penyelenggaraan, jalur mandiri bukan diselenggarakan oleh Pemerintah, tapi oleh PTN itu sendiri.

Baca juga: Pentingkah Penyelenggaraan TPA? Simak Dulu Penjelasannya disini!

 

4. PMDKPN

Gambar: id.wikipedia.org

 

 

PMDKPN atau Penelusuran Minat dan Kemampuan Politeknik Negeri hampir sama dengan SNMPTN loh! Keduanya sama-sama melalui jalur undangan. Cukup melakukan pendaftaran online serta mengisi data diri secara lengkap yang dilakukan oleh pihak sekolah dan calon mahasiswa. Jalur seleksi ini dikaitan dengan penerimaan calon mahasiswa baru politeknik negeri yang memiliki prestasi akademik maupun non akademik. Jadi kamu gak perlu lagi nih ikutan tes tertulisnya. Yang dilihat itu nilai rapotmu dan bukti prestasi yang pernah kamu raih.

 

5. UMPTK

Gambar: seputarusmstan.blogspot.co.id

 

 

Kamu berminat atau pengen kuliah ikatan dinas? Kuliah perguruan tinggi ikatan dinas ada jalur seleksi masuk tersendiri, namanya Ujian Masuk Perguruan Tinggi Kedinasan. Memang apa bedanya perguruan tinggi biasa dengan perguruan tinggi kedinasan? Perguruan Tinggi Kedinasan mulai dari pengelolahan sampai urusan pendidikan dikepalai oleh lembaga Pemerintah. Menariknya, kamu gak perlu lagi mengeluarkan banyak biaya untuk studi disana, rata-rata biaya studinya gratis. Dan bahkan kamu bisa dapat uang jajan bulanan loh! Selain itu, habis lulus dari sana kamu bisa langsung kerja.

Cari sekolah / perguruan tinggi? Silahkan kunjungi edumor.com!

 

6. UMPN

Gambar: www.polines.ac.id

 

 

Jalur seleksi masuk perguruan tinggi negeri politeknik lainnya ada UMPN atau Ujian Masuk Politeknik Negeri. UMPN dengan PMDKPN jelas berbeda ya guys! UMPN proses seleksinya melalui jalur ujian tertulis. Sedangkan PMDPKN proses seleksinya melalui jalur undangan alias ujian non tertulis. Dari segi penyelenggaraan, UMPN diselenggarakan oleh pihak perguruan tinggi terkait. Kalau PMDKN ada kelompok panitianya lagi seperti SNMPTN dan SBMPTN. Jadwal pendaftaran sampai pelaksanaannya ditentukan oleh masing-masing pihak yang bersangkutan.

 

Baca juga

Share this!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *