Bantu Anak Meraih Kesuksesan dengan Menanamkan 5 Keterampilan Emosi Anak Sejak Usia Dini

Kesuksesan anak bisa diraih sejak anak usia dini. Kesuksesan yang dimaksud bukan soal sukses dari segi akademik saja, tapi bisa dilihat beberapa hal. Selalu berikan dukungan dan motivasi atas pencapaian bahkan kegagalan yang dialami oleh si anak itu sendiri. Yang terpenting anda harus selalu berada di dekat si anak. Pelukan dan ciuman kasih sayang orangtua terhadap anak merupakan salah satu bentuk pola asuh yang tepat bagi tumbuh kembang kecerdasan otak anak.  Selain itu, anda pun juga bisa membantu anak meraih kesuksesan melalui penanaman keterampilan emosi sejak usia dini, seperti halnya berikut ini:

 

1. Kesadaran diri

Gambar: www.effective-mind-control.com

 

 

Kesuksesan anak pertama kali timbul dari dirinya sendiri bukan? Kesuksesan anak bisa ia raih melalui kesadaran dirinya sendiri. Dimana mereka harus mampu mengatur emosi, selalu berpikir positif, dan bertingkah laku sebagaimana mestinya. Dengan demikian, anak bisa peka terhadap lingkungan sekitarnya. Di saat menghadapi berbagai masalah yang ada mereka pun sadar apa dan bagaimana yang semestinya mereka lakukan. Misalnya, si anak malas belajar tapi ia merasa takut dapat nilai jelek. Karena ia sadar bahwa betapa pentingnya belajar itu, maka si anak pun dengan segera belajar sesuai dengan kewajibannya. Kesadaran diri sendiri juga bisa seperti; anak bisa memilih kegiatan apa yang ia ingin lakukan, mampu mengendalikan emosi, memiliki kepercayaan diri, selalu menaati peraturan yang berlaku, tidak mudah menyerah, dan bangga terhadap seluruh hasil karyanya meskipun hasilnya tidak sesuai dengan apa yang ia harapkan.

 

2. Mengatur diri sendiri

Gambar: creakyjoints.org

 

 

Kehidupan merupakan hal paling terpenting dalam hidup kita. Tanpa adanya sebuah kehidupan, kita tidak bisa berbuat apa-apa. Anda bisa membantu anak meraih kesuksesan dengan mengajarkan bagaimana ia mengatur dirinya sendiri. Dimulai dari cara ia menahan emosinya hingga bertindak sesuai apa yang sudah seharusnya dilakukan. Anak yang mampu mengatur diri sendiri atas kesadaran diri sendiri merupakan tipe anak yang mandiri dalam segala hal. Hal kecil bagi anak dalam mengatur diri sendiri, misalnya seperti; memanfaatkan waktu siang untuk tidur siang terlebih dahulu baru boleh bermain. Bukan dengan memanfaatkan waktu tersebut untuk melakukan hal lainnya.

Baca juga: Pada Usia Berapakah Orangtua Boleh Memberikan Gadget Pribadi untuk Anak?

 

3. Kesadaran sosial

Gambar: psychologymania.com

 

 

Kenyataannya setiap manusia tidak dapat hidup sendiri tanpa kehadiran orang-orang sekitar, begitu juga dengan si anak. Setiap anak memiliki kepintaran dan kesadaran sosial yang berbeda-beda. Agar anak bisa diterima dengan baik di lingkungan sosialnya, anda bisa memupukan rasa empati dan simpati anak terhadap lingkungan sosialnya dengan memberikan pemahaman pada si anak bahwa setiap manusia memiliki kelebihan kekurangannya masing-masing, setiap manusia itu merupakan ciptaan Tuhan yang unik seperti dirinya sendiri yang sudah seharusnya dihormati dan dihargai, ajarkan pula tentang perbedaan-perbedaan yang ada seperti perbedaan ras, suku, dan agama, serta ajarkan bahwa si anak harus saling tolong menolong antar sesama manusia. Anak yang memiliki kesadaran sosial yang tinggi akan diberikan balasan rasa empati dan simpati yang sama dari orang-orang sekitarnya.

 

4. Relationship skills

Gambar: www.bimba-aiueo.com

 

 

Relationship merupakan suatu ikatan hubungan dengan orang sekitar. Relationship skill sangat dibutuhkan anak dalam lingkungan pergaulannya. Bentuk-bentuk relationship skill yang harus dimiliki si anak, yakni; kemampuan bertingkah laku baik terhadap lingkungan sekitarnya sesuai dengan norma-norma yang berlaku seperti norma kesopanan, norma kesusilaan, norma agama, norma hukum, dan norma adat, mampu menjalin hubungan baik dengan orang-orang yang ada di sekitarnya baik melalui perkataan maupun tindakan nyata, mampu memecahkan permasalahan dengan cara yang positif, berani mengambil resiko, serta berani bertanggung jawab akan kesalahan yang ia perbuat. Maka dari itu relationship skill adalah bagian dari kunci utama anak meraih kesuksesan di lingkungan sekitarnya.

Cari sekolah untuk anak? Silahkan kunjungi edumor.com!

 

5. Membuat Keputusan yang bertanggung jawab

Gambar: www.solusisehatku.com

 

 

Dalam menjalani hidup, anak harus berani membuat keputusan yang bertanggung jawab. Berikan si anak beberapa pilihan yang ada. Kemudian, biarkan ia memilih mana yang menurutnya yang terbaik untuk menjadi pilihannya. Dari pilihan itulah yang merupakan keputusan terbaik bagi si anak. Dalam membuat dan mengambil sebuah keputusan pasti ada resiko-resiko yang akan ia hadapi bukan? Nah, ajari pula bagaimana bertanggung jawab atas resiko dari keputusan yang telah si anak buat tadi.  Terapkan pada anak, berani berbuat harus berani bertanggung jawab.

 

Baca juga

Share this!

One thought on “Bantu Anak Meraih Kesuksesan dengan Menanamkan 5 Keterampilan Emosi Anak Sejak Usia Dini

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *