7 Cara Tepat Mengajarkan Anak untuk Rajin Menabung

Mendidik anak untuk rajin menabung bukanlah hal yang mudah loh! Ketekunan, konsisten, dan rutin merupakan kunci utama agar anak mau rajin menabung. Kegiatan menabung pada anak, sudah bisa anda ajarkan sejak anak usia dini. Lakukanlah pengajarkan tersebut secara bertahap. Perlahan-lahan anak anda pun mulai terbiasa untuk rajin menabung tanpa disuruh. Ini adalah cara yang Tepat untuk mengajarkan anak rajin menabung!

 

1. Kenalkan uang sejak usia dini

Gambar: lendyagasshi.wordpress.com

 

 

Sebelum mengajarkan anak menabung, pertama-tama yang bisa anda lakukan ialah memperkenal uang pada anak sejak usia dini. Pada dasarnya, anak belum paham betul apa itu uang serta bagaimana wujud dari uang tersebut. Ajarkan terlebih dahulu bahwa uang itu wujudnya seperti ini. Kemudian berlanjut dengan memperkenalkan nominal atau bilangan yang tertera pada uang tersebut berapa aja.

 

2. Beri pemahaman mengenai fungsi uang

Gambar: nakita.grid.id

 

 

Tidak ketinggalan anak juga harus tahu apa sih fungsi uang itu. Memang mereka sudah tahu uang seperti ini, tapi belum tentu mereka tahu apa fungsi dari uang tersebut. Untuk mengajari anak mengenai fungsi uang bisa buat apa saja, anda bisa memberikan contoh dengan menggunakan uang untuk membayar di kasir dan lain sebagainya.

 

3. Ajarkan apa tujuan dan manfaat dari menabung beserta resikonya

Gambar: uangteman.com

 

 

Menabung wajib dilakukan secara rutin dan konsisten. Salah satu kegiatan memperkenalkan uang pada anak ialah menabung. cuman dibutuhkan untuk menghemat, dengan rajin menabung anak akan merasakan banyak sekali manfaatnya. Di dalam benak si anak pasti punya rasa ingin tahu yang tinggi mengapa ia harus, bagaimana manfaat dari menabung, serta resiko kalau lalai tidak menabung. Itu juga perlu anda ajarkan pada si anak loh!

Baca juga: 5 Tips Memilih Mainan Anak yang Tepat & Aman

 

4. Ajarkan anak bagaimana cara mengolah keuangan dengan baik

Gambar: mengelolakeuangan.com

 

 

Menabung sebagian dari iman. Namun, mengelolah keuangan dengan baik jauh lebih berharga. Tidak hanya kita sebagai orangtua saja yang perlu mengelolah keuangan. Anak-anak juga perlu mengolah keuangannya. Pengetahuan yang ada memiliki tentang mengelolah keuangan perlu diajarkan pada si anak agar mereka bisa mengelolah keuangan dengan baik walaupun sudah rajin menabung. Bagaimana caranya? Pertama, ambil selebar kertas. Kedua, tulis apa saja yang harus dikeluarkan dalam waktu sebulan tersebut. Selanjutnya,hitung pemasukan dikurangi biaya yang harus dikeluarkan. Hasil akhirnya menentukan besaran uang yang mesti ditabung oleh si anak.

 

5. Belikan celengan dengan bentuk yang menarik

Gambar: appnationconference.com

 

 

Untuk anak yang terpaut usia terlalu dini, belum tahu bagaimana cara membuka rekening dan menabung di bank.  Anda bisa coba membelikan mereka celengan pribadi dengan tampilan yang menarik. Bentuk dan tampilan yang menarik dapat merangsang keinginan anak untuk menabung. Sehabis itu, terapkan rutinitas seharian dengan membiasakan anak menyisikan uang sakunya di celengan tersebut.

 

6. Untuk anak yang sudah agak besar ajak dan temani dia membuka rekening pribadi

Gambar: www.cermati.com

 

 

Pembukaan rekening di bank dengan tujuan menabung sebenarnya jauh lebih menguntungkan dan lebih aman bagi anak daripada menabung dengan menggunakan celengan. Bagi anak yang usianya sudah lebih besar bisa anda ajak ke bank untuk membuka rekening pribadi. Mereka pun bisa belajar bagaimana cara membuka rekening pribadi. Selain itu, anda bisa sekalian mengajarkan mereka bagaimana cara mengambil uang dan melakukan transaksi melalui mesin ATM. Tapi ingat, ketika si anak ingin mengambil uang atau melakukan transaksi via ATM, pengawasan wajib dilakukan demi keamanan si anak.

Cari sekolah untuk anak? Silahkan kunjungi edumor.com!

 

7. Berikan batasan

Gambar: www.cermati.com

 

 

Tetapkan batasan kapan anak boleh menggunakan uang tersebut, kapan tidak boleh. Misalnya, anak boleh menggunakan uang tabungannya dalam kondisi yang mendesak seperti membeli keperluan sekolah. Penetapan batasan merupakan bentuk pengingat bagi anak terhadap keuangannya. Betul uang tersebut sudah menjadi hak si anak. Akan tetapi, anda jauh lebih punya hak untuk menetapkan batasan terhadap uang anak. Batasan juga bisa anda lakukan dengan membatasi jumlah uang jajan anak.

 

 

Baca juga

Share this!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *