5 Penemuan Karya Generasi Muda Indonesia

Tak hanya anak muda warga negara asing saja yang mengharumkan nama bangsanya dengan menjadi seorang penemu. Ternyata anak-anak muda Indonesia juga ada yang pernah menjadi seorang penemu dan tentunya mengharumkan nama bangsa Indonesia. Penempuan apa saja sih yang pernah dilakukan oleh para generasi muda Indonesia?

 

1. Pulpen anti stress

Gambar: www.hariandepok.com

 

 

Segala aktivitas catat mencatat tidak pernah lepas dari penggunaan pulpen. Pulpen yang kita gunakan sehari-hari mengandung bahan  berbahaya bagi pernafasan jika sampai terhirup. Dengan begitu, seorang mahasiswa Universitas Brawijaya bernama Dodik Budianto memiliki sebuah ide untuk menciptakan pulpen yang aman digunakan sekaligus dapat mengurangi stress bagi para penggunanya. BUAS adalah nama dari pulpen tersebut. Tidak hanya diciptakan oleh Dodik Budionto, melainkan bersama empat rekan satu perguruannya, yaitu;  Alifa Rahma Safitri, Dirayanti Hanifa, Riki Dakusta, dan Pinta Rahma. Ada 2 jenis aroma pulpen yang mereka ciptakan. 1 pulpen dengan aroma menthol dan 1 pulpennya lagi dengan aroma papermint. Kedua jenis aroma pulpen tersebut dapat merelaxasi pikiran si pengguna. Dodik dan kawan-kawan memilih kayu sebagai bahan pembuatan puplen tersebut.

 

2. Sepatu anti pelecehan sexsual

Gambar: www.satujam.com

 

 

Sepatu ini terlihat biasa saja bukan? Ini bukan sepatu sembarang sepatu loh! Barang siapa yang menggunakan sepatu ini, khususnya kaum perempuan dijamin deh terhindar dari tindakan pelecehan sexsual. Bagaimana caranya? Cukup injak saja kaki si pelaku. Dengan sekejab ia langsung merasakan kesakitan karena ada aliran listrik yang terkandung di sepatu tersebut. Aliran listrik muncul dari baterai yang diletakkan di bawah sol sepatu bercampur dengan tembaga. Dibalik itu semua, ada sosok bernama Hibar Syahrul Gafur. Ia merupakan salah satu siswa SMA 1 Bogor sekaligus penemu dari sepatu anti pelecehan sexsual.

 

3. Rompi anti peluru dari sabut kelapa

Gambar: www.viva.co.id

 

 

Hobby bisa dijadikan sebuah ide berkarya. Aristio Kevin Ardyaneira Pratama dan Aristio Kevin Ardyaneira Pratama siswa SMA Negeri 3 adalah pelajar Indonesia yang pernah menemukan dan menciptakan sebuah kreativitas rompi anti peluru yang bisa digunakan untuk melindungi diri dari tembakan peluru. Namun, rompi yang mereka ciptakan bukan rompi anti peluru seperti kebanyakan. Uniknya, rompi ini terbuat dari sabut kelapa loh! Tercetusnya ide ini berasal dari hobby mereka. Keduanya sama-sama memiliki hobby bermain games tembak-tembakan. Kenapa sih harus pilih sabut kelapa? Kenapa gak pilih bahan yang lain aja? Nah, mereka memutuskan memilih sabut kelapa karena bahannya kuat sehingga siapa saja yang menggunakannya terbebas dari tembakan peluru. Sebelum dirilis, rompi ini sudah melalui tahap uji coba.

Baca juga: Langkah-langkah Mempelajari Grammar yang Bisa Kamu Terapkan

 

4. Alat pendeteksi telur busuk

Gambar: update.ahloo.com

 

 

Zaman sudah semakin canggih semenjak hadirnya sebuah teknologi. Salah satu teknologi yang pernah ditemukan di bidang industri peternakan ayam adalah alat pendeteksi telur busuk. Alat ini akan memberikan sinyal keadaan telur yang sesungguhnya. Apakah telur tersebut kondisinya bagus atau malah sudah busuk. Bahan yang dibutuhkan untuk menciptakan alat ini hanya berupa sebuah senter, lampu bohlam berukuran sangat kecil, dan sebuah sensor. Penemu dan pencipta alat pendeteksi telur busuk ini adalah Wisnu, seorang siswa yang berasal dari SMA Taruna Nusantara daerah Magelang.

Cari sekolah / perguruan tinggi? Silahkan kunjungi edumor.com!

 

5. Alat pantau pasien jarak jauh

Gambar: edupost.id

 

 

Alat ini ditemukan oleh 4 mahasiswa UI bernama Rafi Kurnia, Claudia Khansa, Yudi Reza serta Dimas Hendrawan. Alat pantau pasien seperti ini bermanfaat untuk memantau keadaan pasien yang sedang menjalani rawat jalan. Menurut keterangan mereka, tenaga medis beserta fasilitas kesehatannya yang ada Indonesia kurang mampu memenuhi kebutuhan para pasien. Agar keadaan para pasien dapat terpantau dengan baik oleh tenaga medis meskipun terpisah oleh jarak dan waktu, mereka akhirnya memutuskan untuk menciptakan alat pantau pasien dari jarak jauh seperti ini. Alat ini bekerja dengan selalu memberikan informasi keadaan pasien secara berkala. Dimana informasi tersebut dapat dilihat oleh tenaga medis lewat internet yang dihubungkan ke alat tersebut.

Semoga dengan adanya mereka, para generasi muda Indonesia dapat terus berkarya menciptakan sesuatu yang kreatif dan inovatif.

Baca juga

Share this!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *