Fakta & Mitos Seputaran IQ

IQ atau yang biasa dibilang sebagai Kecerdasaan Intelektual merupakan bagian terpenting dalam mengukur kecerdasan seseorang dibidang akademik maupun non akademik. Banyak yang mengira bahwa seseorang yang memiliki IQ tinggi dapat dikatakan sebagai orang pintar dan orang dengan IQ rendah dikatakan sebagai orang bodoh. Ini adalah presepsi yang salah karena orang berIQ tinggi belum tentu pintar dan orang  berIQ rendah belum berarti dia bodoh. Simak beberapa fakta dan mitos mengenai IQ seseorang!

 

1. IQ dipengaruhi faktor emosi, mental, lingkungan, dan nutrisi (Fakta)

Gambar:

 

 

IQ atau kecerdasan seseorang dipengaruhi oleh beberapa faktor yaitu; faktor emosi, faktor mental, faktor lingkungan, dan faktor nutrisi yang tepat. Misalnya, ada seseorang yang sedang dalam masalah pekerjaan sehingga ia stress dan tertekan. Dalam kondisi seperti ini tentunya membuat IQnya menjadi menurun. Setelah kondisinya kembali seperti semula, maka IQnya akan kembali meningkat. Yang paling utama dalam pembentukan IQ seseorang adalah asupan nutrisi yang diberikan pada saat masih di dalam kandungan maupun setelah lahir ke dunia.

 

2. Skor IQ dapat berubah-ubah (Fakta)

Gambar: www.iq-test.net

 

 

Tidak selamanya bahwa skor IQ yang kamu miliki itu sama. Dari faktor-faktor yang sudah dijelaskan tadi, skor IQ pasti berubah-berubah. Kadang menurun, kadang stabil, dan kadang meningkat. Semakin bertambahnya usia seseorang, semakin terjadinya penurunan skor IQ. Hal ini dikarena terjadinya penurunan fungsi dan kemampuan berpikir seseorang. Faktanya seperti orang yang sudah berusia tua dan mulai pikun. Bilamana seseorang dalam usia terpaut masih muda seperti anak-anak, remaja, dan orang dewasa yang sering mengalami lupa, tak bisa dipungkiri lagi bahwa ia sedang mengalami penurunan IQ.

 

3. Tes IQ digunakan untuk menguji kecerdasan berpikir dan kepribadian seseorang (Fakta)

Gambar: www.nkp.ba

 

 

Apa kamu tahu apa maskud dari tes IQ?  Tes IQ digunakan untuk menguji seberapa besar kecerdasan  berpikir seseorang.  Tingkat kecerdasan seseorang saat tes IQ dilihat dari skornya. Dimulai dari skor 70-79 yang artinya orang tersebut memiliki tingkat IQ rendah atau memiliki keterbelakangan mental, 80-90 artinya tingkat IQ rendah namun masih terbilang normal, 91-110 artinya tingkat IQ rata-rata, 111-120 artinya tingkat IQ tinggi bisa terbilang normal, 121-130 artinya jenius, lebih dari 131 artinya orang tersebut memiliki tingkat IQ yang sangat jenius. Tak hanya menguji seberapa besar kecerdasan seseorang dalam berpikir, melainkan tes IQ memiliki maksud lain untuk menguji kepribadian seseorang. Dari hasil tes tersebut bisa kelihatan nih kecerdasan berpikirnya bagaimana dan kepribadian sehari-harinya seperti apa.

 

4. IQ tidak menentukan kesuksesan seseorang di masa depan (Fakta)

Gambar: www.beringaz.com

 

 

Kecerdasaan seseorang terdiri dari kecerdasan berpikir, kecerdasan emosional, mental, dan kepribadian. Seseorang dengan IQ tinggi belum menjamin kesuksesan di masa depan. IQ bukanlah penentu kesuksesan di masa depan. Berdasarkan penelitian yang dilakukan  oleh seorang psikolog bernama Lewis Terman, dimana ia melakukan penelitian dengan memberikan soal tes IQ kepada beberapa anak yang memiliki skor IQ tinggi. Beberapa tahun kemudian, tidak semuanya mencapai kesuksesan. Intinya kesuksesan itu dicapai bukan karena IQ tapi karena usaha yang kita lakukan. Orang dengan IQ rendah saja bisa jauh lebih sukses di masa depan dibandingkan dengan orang yang memiliki IQ tinggi. Bagi kamu yang memiliki IQ rendah tidak perlu minder kok. Terpenting tingkatkan terus minat, kemampuan, dan bakatmu.

Baca juga: 6 Deretan Artis Muda Indonesia yang Pernah Kuliah sampai ke Luar Negeri

 

5. IQ bisa menurun jika otak menganggur (Fakta)

Gambar: teknologitekno.blogspot.co.id

 

 

Karena adanya perubahan fungsi dan kemampuan berpikir seseorang wajarlah kalau terjadi penurunan IQ. Tak hanya karena faktor emosi, mental, lingkungan, dan nutrisi saja yang mempengaruhi naik turunnya IQ seseorang. Terjadinya penurunan IQ bisa saja pada saat otak manusia menganggur. Menganggur dalam arti otak manusia tidak dilatih secara terus menerus untuk berpikir dengan baik, baik fungsi dan kemampuan otak kanan, otak kiri, maupun otak tengah.

 

6.  IQ laki-laki lebih tinggi dari IQ perempuan atau malah sebaliknya (Mitos)

Gambar: blacklabellogic.com

 

 

Kamu pernah mendengar kalau tinggi rendahnya IQ itu ditentukan oleh jenis kelamin?  Pernahkah kamu mendengar kalau IQ laki-laki lebih tinggi dari IQ perempuan bukan? Banyak yang bilang sih seperti itu. Tapi jangan percaya sama hal itu ya! IQ laki-laki lebih tinggi dari IQ perempuan atau sebaliknya itu sekedar mitos belaka. Baik laki-laki maupun perempuan memiliki kemampuan dan kecerdasan yang berbeda-beda dalam sebuah bidang. Kalau laki-laki itu lebih identik dengan kemampuan dan kecerdasan di bidang  spasial. Nah, kalau perempuan sendiri lebih identik dengan kemampuan dan kecerdasan verbal dan emosi.

 

7. IQ seseorang bisa meningkat jika mendengarkan musik Mozart (Mitos)

Gambar: www.peeblessilverband.com

 

 

Musik Mozart merupakan sejenis musik klasik yang berasal dari negara Eropa. Apa hubungannya musik dengan IQ? Mari kita bahas! Ternyata mendengarkan musik klasik seperti mozart sama sekali tidak meningkatkan IQ seseorang. Mendengarkan musik klasik itu bagusnya pada saat kita sedang belajar karena dapat meningkatkan kemampuan berpikir sehingga lebih mudah berkonsentrasi, fokus, dan cepat menyerap materi pembelajaran yang kita pelajari. Sudah ada penelitiannya loh! Penelitian pertama dilakukan di Universitas California dengan memperdengarkan musik Mozart ke beberapa mahasiswa. Ternyata memang betul mahasiswa tersebut mengalami kenaikan IQ. Setelah ditelusuri kembali, penelitian tersebut salah. Penelitian yang benar terjadi di Appalachian State University, Amerika. Penelitian kedua dilakukan dengan memperdengarkan musik Mozart ke banyak mahasiswa. Hasilnya pun tidak sama dengan penelitian pertama.

Cari sekolah / perguruan tinggi? Silahkan kunjungi edumor.com!

 

8. IQ tidak dapat ditingkatkan (Mitos)

Gambar: memorado.com

 

 

Bener gak sih kalau IQ itu gak bisa ditingkatkan? Siapa bilang gak bisa. IQ masih bisa ditingkatkan kok. Penasaran? Begini caranya! Untuk meningkatkan IQ, kamu bisa melakukan beberapa kegiatan bermanfaat seperti membaca cepat, mengurangi konsumsi makanan cepat saji, mengurangi konsumsi makanan dan minuman yang mengandung kadar gula tinggi, mengurangi konsumsi makanan yang mengandung lemak tinggi, bermain games, menciptakan kreativitas, menghafal sesuatu kemudian diucapkan berulang-ulang, makanan makanan yang mengandung protein, DHA, EPA, dan Zat Besi  serta makanan dan minuman yang bergizi tinggi lainnya.

Gak perlu takut, khawatir, dan minder kalau kamu punya IQ yang rendah ya! Karena IQ bukan jaminan untuk menjadi orang sukses kok.

Sumber:

1. https://student.cnnindonesia.com/edukasi/20160211154019-317-110379/5-fakta-tentang-iq/

2. http://pijarpsikologi.org/ternyata-ini-fakta-dan-mitos-seputar-iq-yang-tidak-banyak-orang-ketahui-2/

 

Baca juga

Share this!

2 thoughts on “Fakta & Mitos Seputaran IQ

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *