5 Tips Mengetahui Minat dan Bakat Anak Sejak Dini

Melihat anaknya tumbuh dan berkembang dengan baik adalah impian terbesar untuk setiap orangtua. Hal itulah yang membuat banyak orangtua selalu berusaha memberikan hal terbaik untuk sang buah hati. Orangtua sangat penting untuk mengetahui sedini mungkin bakat atau minat yang dimiliki anaknya. Dengan begitu, orangtua akan lebih mudah dalam mengarahkan dan membimbing buah hatinya agar berkembang dengan baik. Berikut adalah tips mengetahui bakat serta minat yang dimiliki seorang anak sejak dini.

 

1. Ketahui masa keemasannya

Gambar : unsplash.com

 

 

Mungkin masih banyak orangtua berpikir bahwa bakat dan minat dari seorang anak baru akan benar terlihat ketika usia anak tersebut telah mencapai di atas 15 tahun. Mereka menganggap demikian karena pada usia tersebut, seorang anak sudah cukup memiliki mental dan pendirian yang kuat akan suatu hal yang menjadi keinginannya. Namun, sebenarnya bakat seorang anak sudah dapat terlihat ketika  anak tersebut  berusia 4-14 tahun. Pada usai itu, mereka sedang dalam masa pertumbuhan dan masa mempelajari segala hal dengan maksimal. Oleh sebab itu amat disayangkan jika seorang anak baru mengetahui bakatnya ketika akan masuk ke jenjang sekolah menengah atas ataupun kuliah karena pada masa itu seharusnya minat bakat dari seorang anak sudah lebih terasah, bukan lagi baru ditemukan.

 

2. Mengamati tipe kecerdasan anak dari kebiasaan dan kesenangannya

Gambar : unsplash.com

 

Tipe kecerdasan seorang manusia secara general terbagi menjadi 3 yakni kecerdasan akal (IQ), kecerdasan emosi (EQ) dan kecerdasan Spiritual (SQ). Sangat penting bagi orangtua  mengetahui tipe kecerdasan anak sejak dini karena hal tersebut dapat menpengaruhi  tumbuh kembang dan kemampuan kreatifitas yang dimiliki seorang anak. Minat dan bakat seorang anak pun dapat diketahui dengan melihat tipe kecerdasan anak. Biasanya hal tersebut dapat dilakukan dengan mengamati tingkah laku, kebiasaan dan kesenangan dari seorang anak. Seperti anak yang gemar membaca, dapat dengan mudah membuat sebuah tulisan cerita dan mudah dalam memahami bahasa. Itu berarti ada kemungkinan besar bahwa anak tersebut memiliki bakat di bidang sastra seperti literasi ataupun dunia penulisan. Besar kemungkinan ia dapat mengembangkan bakatnya untuk jadi seorang penulis.

 

3. Dukung hobinya dan biarkan anak bereksplorasi

Gambar : unsplash.com

 

 

Sebagai orangtua, amatlah penting untuk terus mendukung hobi yang dimiliki seorang anak selama itu adalah hobi yang positif. Sebab dengan dukungan dan semangat dari orangtua, seorang anak akan dapat lebih bersemangat untuk terus mengasah kemampuan yang dimilkinya tersebut. Selain itu, biarkan ia juga bereksplorasi untuk mengetahui sejauh apa bakat dan minat yang dimilikinya. Meski begitu, pengawasan pun perlu dilakukan untuk mengantisipasi hal-hal buruk yang mungkin saja terjadi. Tapi bukan berarti itu menjadi alasan untuk orangtua mengekang seorang anak. Ingatlah bahwa mengawasi dan mengekang itu adalah dua hal yang berbeda.

Baca juga : 5 Alasan Pentingnya Ekstrakurikuler di Sekolah

 

4. Arahkan anak untuk mengikuti latihan dan lomba pada bidang yang disukainya

Gambar : www.dawn.com

 

 

Untuk mengetahui bakat yang dimiliki oleh seorang anak, mendukungnya dalam melakukan hal apapun yang ia sukai tidaklah cukup. Sebab, tidak semua hal yang disukai seorang anak adalah sebuah bakat yang dimilikinya. Perlu penanganan lebih lanjut untuk mengetahui apakah sesuatu yang disukai seorang anak merupakan sebuah bakat atau memang hanya sebatas suka. Hal itu dapat dilakukan dengan membantu anak dalam mewadahi hal yang menjadi minatnya. Seperti mengikuti pelatihan dan ikut serta dalam berbagai lomba. Tentu saja hal ini dilakukan atas kesepakatan kedua belah pihak, yakni antara orangtua dan anak. Sebab jika orangtua memaksakan apa yang menjadi kehendaknya tanpa memikirkan keinginan dan persetujuan sang anak, bukannya dapat mengetahui bakat sang anak, bisa jadi anak akan merasa tertekan dengan tuntutan dari orangtuanya.

 

5. Biarkan anak bersosialisasi

Gambar : unsplash.com

 

 

Mendukung hobi dan apapun hal positif yang anak sukai memang adalah hal yang bagus. Namun bukan berarti orangtua dapat melupakan hal yang tidak kalah penting ini. yakni nilai-nilai kehidupan dengan orang lain atau lebih sering disebut bersosialisasi. Biarkan anak untuk mengetahui dunia yang tak sebatas keluarga saja. Dengan begitu, ia dapat mengetahui bahwa di  dunia ini banyak hal yang begitu beragam. Selain itu, dengan membiarkan sang anak untuk bersosialisasi, itu dapat  membantu sang anak untuk mengetahui berbagai macam hal yang mungkin berkaitan dengan hobi, minat, serta bakatnya.peran orangtua sebagai pengawas pun sangat diperlukan untuk menyaring hal-hal negatif yang mungkin saja ditemukan oleh sang anak.

Itulah beberapa tips untuk para orangtua untuk mengtahui bakat yang dimiliki seorang anak sejak dini. Terus mendukung dan mengawasi segala hal yang dilakukan anaknya adalah peran penting yang dimiliki orangtua. Semoga tips tersebut dapat membantu para orangtua untuk lebih memperhatikan pola pendidikan yang dapat dilakukan untuk seorang anak. Sebab, pada dasarnya setiap orangtua selalu menginginkan hal terbaik untuk anaknya.

 

Sumber :

www.tipsanakbayi.com

temantakita.com

Baca juga

Share this!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *