Manakah yang Terbaik, Sekolah Formal ataukah Homeschooling?

Orangtua hendaknya memilih sekolah yang tepat bagi anak-anaknya. Memilih sekolah harus disesuaikan dengan kebutuhan si anak. Apakah si anak membutuhkan sekolah formal, non formal, atau homeschooling. Ketiganya sama-sama memiliki perbedaan, persamaan, serta kelebihan dan kekurangan. Untuk saat ini mari kita bahas terlebih dahulu perbedaan dan persamaan sekolah formal dengan homeschooling.

 

1.  Sekolah formal mewajibkan semua siswanya untuk datang sesuai jadwal sementara homeschooling jadwalnya ditentukan oleh siswanya sendiri

Gambar: unsplash.com

 

 

Semuanya pasti tahu jika sekolah formal memiliki aturan yang wajib dipatuhi oleh seluruh siswanya. Semua siswa wajib datang ke sekolah sesuai jadwal yang ditentukan dan pada jam yang telah ditentukan oleh pihak sekolah begitu juga dengan jadwal pulang sekolahnya tetap ditentukan oleh pihak sekolah serta setiap siswa wajib mengenakan seragam sekolah. Sementara, bagi siswa yang mengikuti program homeschooling bebas menentukan jadwal belajar mengajarnya. Ingin belajar hari apa dan jam berapa boleh mereka yang tentukan sendiri dan mereka tidak menggunakan seragam sekolah melainkan menggunakan pakaian bebas yang penting rapi dan sopan.

 

2. Sekolah formal memiliki beberapa kelas dengan banyak siswa. Sementara homeschooling tidak

Gambar: www.tlc.com

 

 

Kelebihan dari sekolah formal dibandingkan homeschooling yaitu memiliki jumlah siswa yang banyak untuk setiap jenjang sekolah. Di sekolah formal terdapat beberapa kelas yang diisi oleh banyak siswa. Misalnya, di sekolah A terdapat 15 ruang kelas. Masing-masing ruang kelas diisi dengan 24 siswa. Berarti sekolah tersebut memiliki 360 siswa. Bagaimana dengan homeschooling? Homescholling hanya memiliki sedikit siswa, tidak terdapat banyak kelas. Kelas yang dimiliki hanya satu. Jumlah siswa dalam satu kelas tergantung dengan jumlah anak di dalam suatu keluarga yang didaftarkan oleh orangtuanya.

 

3. Segala kegiatan dilakukan di sekolah sedangkan homeschooling kegiatannya dapat dilakukan di rumah

Gambar: indo.wsj.com

 

 

Tak sedikit orangtua yang lebih memilih menyekolahkan anak mereka secara homeschooling daripada sekolah formal. Salah satu faktornya yaitu mungkin karena si anak memiliki jadwal kegiatan yang sibuk sehingga tidak memungkinkan bagi anak untuk mengikuti kegiatan belajar mengajar di sekolah formal. Seperti dikalangan artis yang memilih sekolah melalui program homeschooling karena jadwal kerja mereka padat sehingga mereka tidak punya banyak waktu untuk mengikuti kegiatan belajar mengajar di sekolah normal. Dari segi  kegiatan, sekolah formal dengan homeschooling sangat berbeda. Siswa di sekolah formal wajib mengikuti kegiatan belajar mengajar di lingkungan sekolah. Kalau homeschooling gurunya yang datang ke rumah siswa.

 

4. Mata pelajaran sekolah formal di setiap kelas sudah diatur sementara siswa yang mengikuti homeschooling memiliki kebebasan dalam mengatur mata pelajarannya

Gambar: careerminer.infomine.com

 

 

Kapan lagi siswa bisa mengatur sendiri mata pelajaran yang mereka inginkan. Seperti ini hanya bisa ditemukan dalam program homeschooling saja loh! Semua sekolah formal sudah menentukan dan mengatur mata pelajaran apa sajakah yang wajib diikuti oleh setiap siswa dalam satu kelas. Setiap harinya mereka bisa mengikuti 3 sampai 4 mata pelajaran dan setiap kelas mata pelajarannya berbeda-beda. Kalau homeschooling sih enak, mereka dikasih kebebasan untuk menentukan dan mengatur sendiri mata pelajaran apakah yang ingin mereka pelajari pada hari itu. Setidaknya kalau homeschooling belajar 1 sampai 2 mata pelajaran untuk sekali pertemuan.

Baca juga: 5 Cara yang Paling Tepat dalam Menanggapi Nilai Pelajaran Anak yang Jelek

 

5. Pihak sekolah formal yang menentukan kurikulumnya. Sementara homeschooling, orangtua siswa yang menentukan kurikulumnya

Gambar: careerminer.infomine.com

 

 

Kurikulum sekolah terdiri dari 3 kurikulum yaitu; kurikulum nasional, kurikulum nasional plus, dan kurikulum internasional. Ketiga kurikulum ini berbeda. Kurikulum nasional mata pelajarannya  menggunakan bahasa Indonesia serta ada KTSP dan kurikulum 2013, kurikulum nasional plus merupakan perpaduan kurikulum nasional dengan kurikulum internasional yang artinya mata pelajarannya menggunakan bahasa indonesia dicampur dengan bahasa inggris, dan kurikulum internasional setiap mata pelajarannya menggunakan bahasa inggris serta sekolah tersebut bersertifikat internasional. Pihak sekolah formal yang menentukan kurikulum untuk sekolah tersebut. Bagi anda yang ingin mendaftarkan anak anda untuk ikut homeschooling, kurikulumnya anda sendiri yang menentukan. Pastikan kurikulum yang anda tentukan sesuai dengan kemampuan si anak.

 

Lalu, apa sajakah persamaan sekolah formal dengan homeschooling?

 

1. Sama-sama diakui oleh Pemerintah

Gambar: www.dadangjsn.com

 

 

Anda tidak perlu takut dengan pengakuan kedua sekolah tersebut.  Baik sekolah formal maupun homeschooling keduanya sama-sama telah terdaftar dan diakui oleh Pemerintah. Secara hukum, keduanya telah diatur ke dalam undang-undang yaitu UU no 20 tahun 2003. Jadi, karena sudah ada pengakuan dari Pemerintah anda tidak perlu takut kalau sekolah formal atau homeschooling tersebut adalah institusi pendidikan yang tidak sah. Tim pengajar sekolah formal dengan homschooling juga telah terdaftar dan diakui oleh Pemerintah serta mereka bukanlah sembarang pengajar.

Cari sekolah untuk anak? Silahkan kunjungi edumor.com!

 

2. Keduanya  memiliki standar kompetensi yang sama serta sama-sama mengikuti UN

Gambar: www.crosswalk.com

 

 

Apa yang diajarkan di sekolah formal tidak ada bedanya dengan apa yang diajarkan di homeschooling. Bisa dibilang sih kedua-duanya punya standar kompetensi yang sama. Standar kompetensi keduanya meliputi IPA, IPS, PKN, matematika, agama, bahasa, olahraga, dan kesenian. Satu lagi yang perlu diketahui kalau homeschooling tidak anda ekstrakurikuler seperti di sekolah formal. Banyak yang mengira bahwa siapapun yang mengikuti proses belajar mengajar secara homeschooling tidak akan mengikuti UN seperti sekolah formal. Bagi anda yang penasaran tentang UN homeschooling, homescholling tetap mengadakan UN seperti sekolah formal biasa dan tetap mendapatkan ijazah yang sesuai dengan jenjang sekolah si anak tersebut.

Dari perbedaan dan persamaan sekolah formal dengan homeschooling yang sudah dijelaskan tadi, kira-kira manakah yang terbaik menurut anda sebagai orangtua?

 

Sumber: https://kumparan.com/stephanie-elia/sekolah-fomal-vs-homeschooling-mana-yang-lebih-baik

 

 

Baca juga

Share this!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *