Perlukah Membawakan Bekal ke Sekolah untuk Si anak? Simak Penjelasannya disini!

Membawa bekal ke sekolah untuk si anak lebih baik daripada memberikannya uang jajan dan membiarkan si anak untuk jajan di sekolah. Lagi pula, jajanan yang diperjualbelikan di lingkungan sekitar si anak belum tentu terjamin kebersihan dan kesehatannya. Banyak oknum kejahatan yang main curang dengan menambahkan bahan-bahan pewarna tekstil, menggunakan formalin atau borak, menggunakan pemanis buatan, dll pada jajanannya. Bahaya loh moms, kalau anak anda suka jajan sembarangan! Lebih baik dan sebisa mungkin bawakan bekal untuk si anak ya moms! Ini Manfaatnya membawakan bekal untuk si anak:

 

1. Kesehatan si anak tetap terjaga

Gambar: cantik.tempo.co

 

 

Memberikan uang jajan pada anak harus dipertimbangkan dengan baik-baik. Terlalu membiasakan memberikan uang jajan pada anak bisa berdampak pada anak yang suka jajan sembarangan. Untuk itu, sebaiknya bawakanlah bekal untuk si anak demi mencegah si anak jajan sembarangan. Manfaat pertama yang dirasakan oleh si anak tentunya adalah kesehatan anak tetap terjaga karena ia mendapatkan makanan dan minuman yang bersih, makanan dan minuman  yang terbebas dari pewarna tekstil, terbebas dari makanan yang mengandung formalin atau boraks, serta terbebas dari makanan dan minuman yang mengandung pemanis buatan.

 

2. Memenuhi kebutuhan nutrisi si anak

Gambar: pedulisehat.info

 

 

Nutrisi sangatlah dibutuhkan oleh manusia. Kebutuhan nutrisi terdiri dari karbohidrat, protein, vitamin, mineral, kalori, dll. Tentunya anda ingin kebutuhan nutrisi si anak terpenuhi bukan? Dengan membawakan bekal untuk si anak, maka kebutuhan nutrisinya  dapat terpenuhi karena diri andalah yang membuatkan makanan untuk si anak yang terdiri dari beranekamacam makanan yang telah memenuhi standard makanan 4 sehat 5 sempurna. Sedangkan, jajanan di luar sana kurang memenuhi kebutuhan nutrisi yang sesuai dengan standard 4 sehat 5 sempurna.

Baca juga: Cara Agar Anak Tidak Haus Kasih Sayang Walaupun Orangtua Sibuk Bekerja

 

3. Mengajarkan budaya hemat pada anak

Gambar: www.portalinvestasi.com

 

 

Untuk mengantisipasi si anak jajan sembarang lebih baik jangan kasih si anak uang jajan melainkan bawakan dia bekal sja dari rumah. Sekalinya jajan pasti akan ketagian untuk jajan terus. Pastinya membawa bekal untuk si anak jauh lebih hemat daripada membiarkan si anak untuk jajan kok. Setidaknya bawakan bekal untuk si anak sebanyak 2x dalam sehari. Satu bekal berupa cemilan rumahan yang mengeyangkan yang anda buat sendiri, lalu bekal lainnya berupa nasi dan lauk pauknya. Jadi, ketika anak anda merasa lapar si anak tinggal makan bekalnya bukan jajan.

 

4. Mengontrol porsi makan si anak

Gambar: www.imgrum.org

 

 

Yang namanya udah jajan porsi makan tidak akan bisa terkontrol. Takut juga sih ya kalau si anak gak bisa ngontrol porsi jajannya, bisa-bisa anak anda menginap penyakit diabetes atau bahkan obesitas. Penyakit diabetes dan obesitas tidak hanya melihat umur, anak kecil sekalipun tetap bisa terjangkit penyakit tersebut loh! Pengaturan porsi makan terhadap anak perlu dilakukan karena setiap anak memiliki kebutuhan kalori dan lemak yang berbeda-beda. Jadi, porsi makan si anak tetap terjaga kalau dia makan bekal yang dibawa dari rumah.

 

5. Anak bisa belajar mengenal serta memilih mana makan yang sehat, mana makan yang tidak sehat

Gambar: www.sahabatnestle.co.id

 

 

Makanan yang sehat sudah pasti adalah makanan hasil masakan sendiri dari rumah bukan makanan dari jajanan di luar sana karena jajanan belum terjamin kebersihannya, belum terjamin kesehatannya, dan belum terjamin kebutuhan nutrisinya. Anak yang terbiasa dibawakan bekal ke sekolah lebih bisa belajar mengenal dan memilih mana makan yang sehat dan bersih, mana makanan yang tidak sehat dan tidak bersih dibandingkan anak yang terbiasa jajan. Anak yang sudah dibiasakan jajan oleh orangtuanya tidak memiliki kemampuan belajar dalam mengenal dan memilih mana makanan yang sehat dan bersih, mana makanan yang tidak sehat dan tidak bersih.

Cari sekolah / perguruan tinggi yang tepat di edumor.com!

 

6. Anak merasakan cinta orangtuanya khususnya ibunya

Gambar: www.brilio.net

 

 

Anak mana sih yang gak senang kalau dibawakan bekal sama orangtuanya? Semua anak pasti merasakannya. Disaat si anak dibawakan bekal oleh orangtuanya, disitu si anak merasakan sebuah cinta dari orangtuanya, khususnya cinta dari ibunya. Anak anda merasa ada yang memerhatikan dan memenuhi kebutuhan pangannya. Apalagi makanan tersebut dibuat dengan kreativitas sehingga si anak mau memakan bekal dan punya sela makan yang tinggi.

 

Baca juga

Share this!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *