Strategi Menumbuhkembangkan Minat Membaca Pada Anak

Kebiasaan membaca pada anak harus diterapkan sejak anak berusia dini. Kebiasaan dan minat membaca diperlukaan agar mendapatkan berbagai wawasan dan merangsang kreativitas diri. Tidak hanya orang dewasa saja, yang harus memiliki minat untuk membaca tapi anak-anak juga harus memiliki minat dalam membaca. Adanya minat dalam membaca karena peran orangtuanya. Indonesia dikatakan sebagai salah satu negara yang masyarakatnya memiliki minat membaca yang kurang. Untuk itu, sebagai orangtua anda harus mampu melakukan berbagai strategi dalam menumbuhkembangkan minat membaca ke dalam diri anak. Ingin memiliki anak yang gemar membaca? Begini loh strateginya!

 

1. Pilihkan jenis buku bacaan yang menarik, bermanfaat, dan sesuai dengan usia si anak

Gambar: divayu2.wordpress.com

 

 

Anak-anak memiliki daya imajinasi yang sangat luas sehingga tidak heran jika anak-anak gemar berimajinasi ketika sedang melakukan berbagai aktivitas. Dalam menumbuh kembangkan minat membaca pada anak, pertama anda bisa memilihkan jenis buku bacaan yang menarik untuk dibaca oleh anak anda. Anak-anak lebih suka membaca buku dengan beranekaragam gambar dan warna-warna yang menonjol ketimbang buku bacaan yang isinya hanya tulisan saja. Pemilihan buku bacaan yang tepat untuk anak harus dipilih secara selektif yaitu yang isinya mudah dipahami dan dimengerti oleh si anak,ada manfaatnya, dan buku bacaan tersebut harus sesuai dengan usia si anak. Buku-buku yang cocok untuk anak anda seperti buku cerita atau buku untuk belajar membaca dengan berbagai variasi gambar dan warna. Dalam pemilihan buku bacaan, sebaiknya ajak anak anda ke toko buku. Jadi si anak bisa ikut serta dalam memilih buku bacaan yang menarik serta tepat untuk dibaca.

 

2. Mendongeng

Gambar: family.fimela.com

 

 

Membaca sembari mendongeng merupakan salah satu kegiatan yang paling disukai oleh anak-anak. Anda bisa membantu membacakan sebuah cerita dengan mendongeng yang disertakan dengan alat peraga seperti boneka. Penggunakan alat peraga sebagai perumpaan tokoh yang ada di cerita tersebut. Gunakan intonasi dan penekanan nada bicara yang berbeda-beda sesuai dengan alur ceritanya. Pengunaan bantuan alat peraga dapat membuat si anak terhanyut dalam cerita tersebut. Mendongeng itu tidak hanya merangsang minat anak membaca melainkan merangsang imajinasi anak. Dengan mendongengkan sebuah cerita kepada anak dapat menjaga dan meningkatkan kecerdasan si anak secara intelektual dan emosional. Hal ini berdasarkan pendapat Dr. Terri Apter dari Cambridge University yang menyatakan bahwa jika orangtua secara rutin membacakan sebuah dongeng pada si anak sebelum tidur bermanfaat untuk intelektual dan emosional anak. Si anak akan merasakan pendekatan emosional dari orangtuanya yang secara rutin membacakan si anak sebuah dongeng sebelum tidur.

 

3. Jangan terlalu memaksakan anak untuk membaca buku yang anda pilihkan

Gambar: nakita.grid.id

 

 

Wajar-wajarlah sebagai orangtua memilih buku bacaan yang tepat untuk si anak. Yahhh, mau dikata apa kalau ternyata si anak tidak suka membaca buku bacaan yang anda pilihkan untuk dia. Janganlah terlalu memaksa anak untuk membaca buku yang anda pilihkan. Bebaskan si anak dalam membaca buku yang mereka ingin. Dengan catatan buku yang mereka baca adalah buku yang ada manfaatnya serta sesuai dengan usianya karena setiap anak memiliki minat membaca yang berbeda-beda. Ada yang setiap hari membaca seperti kutu buku, ada yang minat membacanya sedang-sedang saja, serta ada pula yang minat membacanya kurang.

 

4. Menyediakan sarana dan prasarana ruang membaca di rumah

Gambar: pelanrumah99.blogspot.co.id

 

 

Suasana lingkungan sekitar dapat mengatur mood seseorang loh. Jika suasananya menyenangkan otomatis moodnya baik, sedangkan suasana yang kurang menyenangkan alias membosankan tentunya mood juga gak enak. Agar si anak mempunyai mood yang baik untuk gemar membaca diperlukannya sebuah sarana dan prasarana yang mendukung si anak untuk membaca. Setidaknya sediakan ruang membaca yang layak digunakan untuk si anak membaca. Di dalam ruang membaca tersebut harus ada lemari yang dipenuhi dengan buku-buku bacaan yang dipersiapkan untuk si anak, tempat duduk untuk si anak membaca, dll. Agar lebih tidak membosankan lagi dekorasilah ruang membaca tersebut dengan desain yang dijamin disukai oleh si anak. Jangan lupa ketika si anak ingin membaca, temani dan awasilah mereka.  Seusai membaca selalu ajarkan mereka bahwa setelah selesai membaca, buku yang telah dibaca harus diletakkan di tempatnya kembali. Bantu mereka untuk merapikannya.

Baca juga: 7 Tips & Trik Mendidik Anak agar Rajin dan Gemar Belajar

 

5. Ajukan pertanyaan mengenai buku yang dibaca oleh si anak

Gambar: dobryjlikar.com

 

 

Anak-anak memiliki sebuah daya ingat yang kuat ketimbang daya ingat orang dewasa. Untuk itu, cobalah ketika anak anda sudah selesai membaca sebuah buku, ajukan pertanyaan mengenai buku yang dia baca. Dengarkanlah alur cerita yang ia baca. Jika alur ceritanya baik, berarti si anak memiliki minat membaca yang baik. Sedangkan, jika alur ceritanya tidak baik atau ngaco berarti minat membacanya kurang. Terapkanlah kebiasaan mengajukan sebuah pertanyaan terhadap buku bacaan yang dibaca oleh si anak agar si anak memiliki minat membaca yang berkembang dan si anak juga gemar bercerita terhadap buku yang ia baca tadi.

Cari sekolah / perguruan tinggi yang tepat di edumor.com!

 

6. Terapkan kebiasaan membaca bersama

Gambar: galafm.blogspot.co.id

 

 

Tidak hanya anak saja yang harus memiliki minat dalam membaca. Kita sebagai ornagtuanya juga harus ikut memiliki minat dalam membaca. Berikan contoh rajin membaca di depan anak anda agar si anak bisa ikut rajin membaca. Apa yang dilakukan orangtua pasti di contoh oleh si anak karena orangtua adalah teladan anaknya seperti kata pepatah “Buah tidak jauh dari pohonnya”. Selain menjadi teladan bagi anak untuk rajin membaca, selalu terapkanlah kebiasaan membaca bersama-sama. Maksudnya dalam sehari luangkan beberapa waktu untuk membaca bersama-sama di ruang keluarga atau di ruang membaca. Anak membaca bersama orangtua, orangtua membaca bersama anak-anaknya.

 

Baca juga

Share this!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *