Tips Mendidik Anak agar Menjadi Anak yang Berprestasi

Anak yang memiliki prestasi adalah keinginan semua orangtua. Namun, menjadi anak yang berprestasi tidak hanya di lingkungan sekolah tetapi juga bisa menjadi anak yang berprestasi di lingkungan keluarga atau di lingkungan sekitar. Prestasi bisa dalam bentuk prestasi akademis dan prestasi non akademis. Untuk menciptakan anak yang berprestasi harus ada turun tangan dan bantuan dari orangtua. Anda ingin memiki anak yang berprestasi di bidang akademis ataupun non akademis?  Berikut tips untuk anda:

 

1. Latih anak anda untuk mengatur waktu sendiri

Gambar: rizkikurniawansite.wordpress.com

 

 

Yang namanya anak sangat susah untuk diatur. Mereka merasa ingin bebas untuk melakukan segala sesuatu sesuka hati mereka. Untuk soal pembelajaran, anda harus mulai melatih anak anda untuk bisa mengatur waktu sendiri. Melatih dengan cara mengajarkan kapan waktu belajar, kapan waktu untuk bersantai-santai. Misalnya, anda mengajarkan pada anak anda untuk belajar setiap hari minggu sampai hari Jumat. Selain hari yang ditentukan, baru anak anda diperbolehkan untuk bersantai-santai seharian. Selain itu anda juga bisa mengajarkan pada anda bahwa anak anda baru boleh bermain setelah mengerjakan PR atau belajar. Waktu belajar yang anda atur untuk anak anda tidak boleh terlalu lama karena waktu belajar yang terlalu lama bisa membuat anak anda merasa tertekan.

 

2. Menemani dan membimbing anak anda belajar dan mengerjakan PR

Gambar: www.bimba-aiueo.com

 

 

Pengawasan sangat dibutuhkan dalam proses pembelajaran yang sedang dilakukan oleh anak anda. Terkadang, disaat anak anda sedang belajar belum tentu apa yang anak anda pelajari itu benar-benar dipahami oleh mereka. Temanilah mereka belajar dan mengerjakan PR dengan membimbing mereka memecahkan permasalahan belajar saat mereka menghadapi kesulitan. Bimbing mereka dengan perasaan yang sabar sampai mereka bisa. Tidak disarankan untuk membimbing mereka sampai marah-marah karena anak anda diajarkan gak bisa-bisa. Ada loh orangtua yang seperti itu. Namanya belajar pasti ada gak bisanya. Perlahan-lahan pasti bisa kok.

 

3. Ajarkan anak anda untuk terus belajar dalam berbagai cara dan berbagai hal

Gambar: keluarga.com

 

 

Berbagai ilmu pengetahuan perlu diperoleh oleh anak anda tidak hanya dari lingkungan sekolah, tetapi juga diperoleh dari lingkungan keluarga dan lingkungan sekitar anak anda. Ajarkan kepada anak anda untuk terus belajar dalam berbagai cara dan berbagai hal. Bisa belajar lewat mendengarkan, membaca, menulis, melihat, berkomunikasi, dan bersosialisasi. Pembelajaran yang paling baik dan paling penting untuk dilakukan adalah belajar dengan cara membaca. Selalu terapkan kebiasaan membaca pada diri anak anda. Dengan memiliki sikap terbiasa membaca, maka anak anda akan terlatih menjadi anak yang kreatif serta penuh dengan ilmu pengetahuan yang luas.

Baca juga: 6 Pertimbangan dalam Memilih Tempat Bimbel yang Tepat untuk Anak Anda

 

4. Biasakan mereka untuk belajar mengembangkan minat dan hobi serta berikan dukungan terhadap apa yang mereka inginkan asalkan positif

Gambar: www.rockstar-gym.com

 

 

Minat dan hobi seseorang sudah bisa terlihat sejak usia dini. Dalam setiap tumbuh dan perkembangan anak, minat dan hobi mereka bisa berubah-ubah. Lihat dan perhatikan ke arah mana minat dan hobi yang anak anda miliki. Jika sudah terlihat minat dan hobi yang mereka miliki, biasakan mereka untuk mengembangkan minat dan hobi mereka. Entah itu membiarkan mereka untuk ikut serta dalam  berbagai perlombaan di sekolah maupun di luar lingkungan sekolah ataupun memasukan mereka pada lembaga pendidikan non akademik. Sebelum, anda memutuskan memasukan anak anda pada suatu lembaga pendidikan non akademik sebaiknya tanyakan terlebih dahulu apakah anak anda mau atau tidak masuk ke lembaga pendidikan non akademik tersebut. Kalau anak anda tidak mau, tolong jangan dipaksakan. Dengan membiasakan anak anda untuk mengembangkan minat dan hobinya, anak anda bisa memanfaatkan minat dan hobinya untuk mencapai sebuah prestasi. Berikan dukungan terhadap apa yang ingin mereka lakukan asalkan hal tersebut adalah hal positif.

 

5. Berikan anak anda motivasi dalam berbagai cara

Gambar: www.mediakepo.com

 

 

Keberhasilan dan kegagalan pasti dirasakan oleh anak anda. Dalam kondisi apapun dan dalam hal apapun berikan mereka motivasi. Motivasi yang diberikan haruslah motivasi positif yang dapat membangkitkan semangat mereka untuk menjadi lebih baik lagi. Motivasi bisa dilakukan dengan cara memberikan nasehat-nasehat positif atau berjanji untuk memberikan mereka hadiah. Dalam membuat janji untuk memberikan anak anda hadiah harus ada syaratnya. Misalnya, anda sebagai orangtua berjanji akan memberikan anak anda hadiah berupa sebuah mainan jika anak anda berhasil memperoleh ranking 5 besar di kelas. Ketika anak anda mendengarkan janji anda, mereka pun akan berjuang keras agar mereka bisa mendapatkan hadiah yang akan mereka dapatkan dari anda.

 

6. Jalin komunikasi yang baik antara orangtua dengan anak serta antara orangtua dengan pihak sekolah

Gambar: rayapos.com

 

 

Orangtua yang sibuk ataupun tidak sibuk sama-sama diperlukan perhatiannya oleh si anak. Setidaknya dalam sehari, anda harus menjalin komunikasi dengan anak anda. Berkomunikasi dengan menanyakan apa saja yang sudah anak anda lakukan selama sehari, mau mendengarkan cerita anak anda, dan mau membantu menyelesaikan permasalahan anak anda. Tidak hanya perlunya menjalin komunikasi yang baik dengan anak anda. Tapi, anda sebagai orangtua dari anak-anak anda, anda juga harus menjalin komunikasi yang baik dengan pihak sekolah, baik dengan kepala sekolah ataupun dengan guru sekolah anak anda. Selagi ada waktu manfaatkan waktu anda untuk menanyakan bagaimana perkembangan anak anda di sekolah. Jika terjadi sebuah permasalahan, anda dengan pihak sekolah bisa sama-sama mencari solusi terbaik.

Cari sekolah / perguruan tinggi di edumor.com!

 

7. Terapkan rasa bertanggung jawab pada anak anda

Gambar: www.go-dok.com

 

 

Rasa tanggung jawab sudah harus diajarkan pada anak anda sejak usia dini. Terapkan pada anak anda apa yang mereka lakukan harus tanggung jawab sendiri. Tanggung jawab merupakan salah satu bentuk menyelesaikan permasalahan. Tanggung jawab harus dilakukan untuk diri sendiri dan untuk orang sekitarnya. Dengan menerapkan rasa tanggung jawab, mereka akan terus bertanggung jawab disaat mereka melakukan sebuah kesalahan yang disengaja maupun tidak disengaja, secara sadar maupun tidak sadar.

Anak bisa menjadi orang yang berprestasi karena ajaran serta didikan dari orangtuanya. Apa yang diajarkan oleh orangtua bisa menjadi tiruan bagi anak.

Baca juga

Share this!

3 thoughts on “Tips Mendidik Anak agar Menjadi Anak yang Berprestasi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *