Pentingnya Pengenalan Tahap Perkembangan Anak

Masa-masa yang paling indah di dalam sebuah keluarga adalah masa-masa keluarga tersebut sudah memiliki anak. Orangtua akan merasakan keindahan dan kebahagian dalam tumbuh kembang anak. Tumbuh kembang anak tidak boleh di lewat oleh semua orangtua dimanapun berada. Sebagai orangtua, anda harus mengenal tumbuh kembang anak anda dari usia dini. Berikut pengenalan tahap-tahap perkembangan anak:

 

1. Tahap motorik

Gambar: psikologianakterkini.blogspot.co.id

 

 

Perkembangan motorik merupakan tahapan perkembangan pada anak yang timbul karena adanya suatu rangsangan yang terjadi. Ada hubungannya dengan pengenalan pergerakan anggota tubuh. Fungsi pergerakan anggota tubuh biasanya dimulai dengan menyentuh barang-barang yang ada disekitar, gigit-gigit barang, gigit-gigit tangan atau kaki, berjalan, berlari, merangkak, jinjit, menulis, menggambar, dll. Anda tentu saja sering melarang anak anda untuk menggigit benda atau anggota tubuh, wajar-wajar aja sih biar anak anda bisa mengenal seperti apa bentuk anggota tubuhnya dan mengenal berbagai tesktur. Berani kotor itu baik.

 

2. Tahap emosi

Gambar: solusisehatku.com

 

 

Tidak hanya orang besar yang mempunyai emosi. Anak-anak juga memiliki emosi yang untuk mengungkapkan perasaannya dan menarik perhatian orang-orang di sekitarnya. Emosinya sudah bisa kelihatan. Berikan perhatian dan kasih sayang yang lebih pada anak anda, jangan terlalu mendidik anak dengan keras. Didikan anak yang terlalu keras membuat anak anda tidak bisa bebas mengutarakan emosinya. Emosinya yang sering diungkapkan seperti nangis, marah, manja kepada orangtuanya atau kepada orang lain di sekitarnya, dll. Hadapilah emosi anak anda dengan santai dan sabar.

 

3. Tahap Belajar

Gambar: websitependidikan.com

 

 

Pada usia 10-1 tahun, anak akan merasakan tahap belajar. Belajar merangkak, belajar berbicara, belajar berjalan, dan belajar berlari. Nanti pada usia 2-6 tahun, anak akan belajar menggambar, belajar menulis, belajar membaca, dll. Pada masa-masa tahap pembelajaran biarkan anak anda untuk mengekspresikan cara belajarnya. Apapun cara belajar anak anda, dukunglah dan bimbinglah mereka. Jangan pernah memarahi, membentak, ataupun melarang-larang mereka. Tindakan seperti itulah yang membuat tahap belajar dan kreativitas anak menjadi terhambat. Namanya masih belajar, butuh sebuah proses. Lama-kelamaan juga bisa.

Baca juga: Pilih Sekolah International atau Nasional untuk Anak Anda? Baca Dulu Penjelasannya Ini!

 

4. Tahap bersosialisasi

Gambar: amelsharing.blogspot.co.id

 

 

Manusia merupakan makhluk sosial yang tidak dapat hidup sendiri. Pada tahap bersosialisasi, anak akan bersosialisasi terhadap lingkungan dan peka terhadap lingkungan. Bersosialisasi dengan mengikuti perilaku orang-orang di sekitar, mengikuti perkataan orang-orang di sekitar, bermain sendiri atauĀ  bermain bersama, dll. Biarkan anak anda bersosialisasi terhadap lingkungan untuk pengenalan seperti apa lingkungan sekitarnya. Supaya anak anda tidak kuper atau kurang pergaulan, anda bisa membiarkan anak anda untuk bermain dimana dan kapan saja serta mengajak anak anda untuk pergi ke tempat-tempat baru.

Cari sekolah / universitas di edumor.com!

 

5. Tahap kongnitif

Gambar: motherandbaby.co.id

 

 

Kongnitif merupakan sebuah tahap dimana anak anda sudah mampu memecahkan permasalahan-permasalahan. Sebelum mampu memecahkan permasalahan, anak anda terlebih dahulu akan mencariĀ  solusi bagaimana caranya untuk memecahkan permasalahan. Aktivitas yang dilakukannya biasanya berhubungan dengan mengingat dan berpikir. Contohnya; menyusun kata, menyusun benda, menebak gambar, menebak warna, melihat bentuk, mengingat sesuatu, menunjuk sesuatu, menyerap informasi yang disampaikan, mampu melaksanakan berbagai perintah yang disampaikan, dll.

 

Baca juga

Share this!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *