6 Softskill yang Dibutuhkan dalam Dunia Kerja

Masuk ke dalam dunia pekerjaan harus mempunyai 2 kemampuan. yaitu; softskill dan hardskill. Keduanya sama-sama digunakan dan sama-sama penting. Namun, kemampuan softskill yang paling penting dalam dunia pekerjaan. Simak softskill-softskill apa sajakah yang perlu dimiliki dalam dunia pekerjaan !

 

 

1. Mampu berkomunikasi dengan baik

Gambar: wennyocto.wordpress.com

 

 

Dalam bekerja, kamu harus memiliki kemampuan berkomunikasi yang baik. Berkomunikasi yang baik dapat dilihat dari gaya bahasa yang kamu ucapkan, bahasa tubuh yang kamu gunakan, dan nada bicara yang kamu sampaikan. Saat berkomunikasi dengan orang-orang di sekitar lingkungan pekerjaan, kamu juga harus punya etika dalam berkomunikasi. Etika komunikasi yang baik adalah berkomunikasi secara sopan dan santun. Maka dari itu, berkomunikasilah sesuai dengan etika dan aturan komunikasi yang baik, gak boleh asal berbicara. Sebelum berbicara, dipikirin dulu. Gak bisa berkomunikasi dengan baik, orang di sekitar lingkungan pekerjaanmu bisa malas berkomunikasi dengan kamu.

 

 

2. Mampu memecahkan masalah dengan baik

Gambar: solusisupersukses.com

 

 

Akan ada banyak masalah yang kamu hadapi dalam dunia pekerja, baik masalah pekerjaan, masalah dengan teman-teman kerja, masalah dengan atasan, dll. Ketika kamu menghadapi sebuah masalah dalam dunia pekerjaan, kamu harus mampu memecahkan masalah yang kamu hadapi dengan baik. Carilah solusi terbaik yang mampu membuat masalahmu cepat selesai dan tidak semakin berkepanjangan. Kamu bisa belajar banyak dari kesalahan tersebut. Jika kamu mampu memecahkan masalah dengan baik, berarti kamu memiliki kemandirian dalam memecahkan masalah dengan baik.

Baca juga: 6 Permasalahan yang Membuat Skripsi Gak Cepat Selesai

 

3. Berani mengambil keputusan, menerima resiko, dan bertanggungjawab

Gambar: bisnisbarengbee.com

 

 

Apapun yang kamu lakukan dalam dunia pekerjaan, kamu harus berani mengambil sebuah keputusan yang menurut kamu itu baik dan benar untuk kamu lakukan. Terhadap keputusan yang berani kamu ambil, kamu juga akan berhadapan dalam sebuah resiko. Resiko itulah yang harus kamu terima. Setelah menerima sebuah resiko-resiko di dalam pekerjaan, kamu dituntut untuk berani bertanggungjawab terhadap resiko yang kamu terima itu. Berani mengambil sebuah keputusan, harus berani menerima resikonya dan berani bertanggungjawab. Bertanggungjawab dengan melakukan segala sesuatu terhadap keputusan yang telah kamu ambil. Dengan berani dan mampu bertanggungjawab, kamu akan semakin dipercayai oleh orang. Budayakanlah bertanggungjawab dalam hal apapun itu, tidak hanya dalam hal pengambilan keputusan. Harus bisa membiasakan dan belajar bertanggung jawab.

 

 

4. Jujur

Gambar: photobucket.com

 

 

Jujur adalah suatu kebaikan yang sulit untuk dilakukan oleh kebanyakan orang, apalagi dalam dunia pekerjaan. Kamu dituntut untuk jujur terhadap pekerjaan yang kamu lakukan, jujur terhadap diri sendiri, dan jujur terhadap orang-orang di sekitar lingkungan pekerjaan. Lebih baik jujur apa adanya. Kejujuran akan mendatangkan kebaikan dan keindahan buat diri sendiri dan orang-orang di sekitar. Lagian jujur itu gak merugikan kamu kok. Malahan berbohong itu lama-kelamaan akan ketahuan juga akhir-akhirnya. Gak perlu takut sama kejujuran, kebohongan yang malahan membuat kamu menjadi takut. Berprilaku jujur memudahkan kamu untuk dipercaya oleh orang-orang di sekitar kamu. Semakin kamu jujur, semakin banyak orang yang percaya sama kamu. Sedangkan, jika kamu berbohong malahan orang-orang di sekitar kamu gak mau percaya lagi sama kamu.

 

 

5. Mampu bekerjasama dengan tim

Gambar: intisari-online.com

 

 

Orang-orang di sekitar pekerjaanmu adalah tim kerjamu. Dalam sebuah tim, kamu harus mampu saling bekerjasama. Bekerjasama untuk saling membantu, bekerjasama untuk saling memecahkan masalahan, bahkan bekerjasama untuk saling mengutarakan sebuah ide-ide yang dibutuhkan. Gak ada yang namanya loe loe, gw gw. Kamu harus bisa membuat tim yang bagus dalam dunia kerja. Sesama tim juga harus dapat memberikan masukan-masukan berupa kritik dan saran yang membangun untuk kamu dan orang-orang di sekitar kamu. Bekerja dalam tim harus ada prilaku peka terhadap sekitarmu. Anggap saja bekerja dalam tim di dunia kerja itu seperti kerja kelompok di sekolah atau di kampus. Saling bekerjasama, beban pekerjaan akan semakin ringan dan terbantukan.

Cari sekolah/universitas di edumor.com!

 

6. Mampu mengutarakan ide

Gambar: suarakotapontianak.blogspot.co.id

 

 

Perusahaan tempat kamu bekerja, membutuhkan kemajuan dan perkembangan setiap harinya. Demi kemajuan dan perkembangan perusahaan, harus ada ide-ide yang mampu kamu utarakan terhadap perusahaan tersebut. Ide yang kamu utarakan bisa berupa kritik, saran, dll. Gak perlu takut untuk mengutaran sebuah ide. Ide yang kamu utarakan itu pasti diterima kok. Gak akan ada yang marah sama ide-ide kamu. Justru malahan bagus kamu bisa mengutarakan sebuah ide. Memberikan sebuah ide bisa membantu untuk memecahkan masalah yang terjadi dalam pekerjaan. Ide yang kamu berikan tentu harus yang membangun, bukan yang menjerumuskan atau melanggar aturan. Persoalan ide kamu gak dipake itu adalah urusan belakangan. Mengutarakan sebuah ide merupakan sebuah keaktifan kamu di dalam dunia pekerja. Punya ide harus diutarakan, bukan dipendam atau disembunyikan. Siapa tahu ide kamu itu menarik sehingga ide yang kamu utarakan itu dapat dipergunakan oleh perusahaan atau orang-orang di sekitar lingkunagn pekerjaanmu.

Softskill-softskill ini penting kamu miliki loh dalam dunia pekerjaan!

 

Baca juga

Share this!

One thought on “6 Softskill yang Dibutuhkan dalam Dunia Kerja

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *