Stop 5 Perilaku Penghambat Kreativitas Anak! Simak disini!

Dunia anak-anak memang jauh berbeda dengan dunia orang dewasa. Dunia anak-anak penuh dengan imajinasi dan kreativitas. Dalam kehidupan sehari-hari pasti ada aja kelakuan yang anak anda lakukan dalam hal berkreativitas. Kreativitas anak tidak boleh dihambat oleh siapa pun, termasuk anda sebagai orangtuanya. Tanpa disadari ada hal-hal yang dapat membuat kreativitas anak anda menjadi terhambat. Anda gak mau kan kreativitas anak anda menjadi terhambat? Maka dari itu, jangan lakukan hal-hal berikut ini!

 

 

1. Terlalu sering melarang anak

Gambar: www.hellosehat.com

 

 

Namanya anak ada aja kelakuan yang ingin dilakukannya di lingkungan sekitar. Banyak ide-ide yang sering anak anda keluarkan dalam imajinasinya. Terlalu melarang anak merupakan sebuah tindakan yang termasuk menghambat kreativitas anak. Dengan sebuah larangan, anak anda tidak bisa bebas berimajinasi dan bebas berkreasi sesuai dengan apa yang diinginkannya. Perlu diketahui, yang namanya anak membutuhkan kebebasan dalam berkreasi. Biarkan saja apa yang mereka lakukan itu terhadap sekitarnya. Asalkan yang mereka lakukan itu merupakan tindakan yang positif. Jangan sedikit-sedikit melarang sedikit-sedikit melarang, nantinya anak anda akan merasa bahwa keinginannya tidak dipenuhi oleh orangtuanya. Pada saat anak anda ingin melakukan sesuatu yang positif, berikan mereka dukungan serta kritik dan saran yang membangun untuk membuat imajinasi mereka semakin bertambah dan berkembang. Apa yang dianggap anak baik dilakukan, belum tentu orangtua menganggap baik pula untuk dilakukannya.

 

2. Kurang menghargai hasil karya anak

Gambar: www.kompasiana.com

 

 

Pada waktu tertentu anak anda akan melakukan kegiatan yang berhubungan dengan menciptakan sebuah kreativitas seperti menggambar. Di saat anak anda telah selesai melakukan kegiatan berkreativitas, anak anda pasti dengan penuh semangat dan senangnya untuk menunjukan hasil karya kepada anda sebagai orangtuanya. Terkadang, di saat anak anda menunjukan hasil kreativitasnya pada anda sebagai orangtuanya, banyak orangtua yang justru malahan mengejek atau menghina hasil karya anak anda karena hasil karyanya yang jelek. Hasil kreativitas yang jelek sekalipun tidak boleh anda hina. Hinaan tersebut membuat anak anda tidak berani lagi untuk berkreasi kembali dan terbayang-banyang jika membuat suatu kreasi kembali dan hasilnya jelek, anak anda akan tetap terbayang hinaan anda kembali. Untuk itu, lebih baik berikan saja pujian serta kritik dan saran yang membangun terhadap hasil karya anak anda. Dengan sebuah pujian, anak anda akan semakin percaya diri.

Baca juga: Pilih Sekolah untuk Anak? Swasta atau Negeri? Baca Dulu Penjelasannya Ini!

 

3. Menutup rasa ingin tahu anak

Gambar: www.kaskus.co.id

 

 

Dari lingkungan sekitar anak mampu belajar banyak, baik hal positif maupun hal negatif. Anda sebagai orangtua pasti pernah bahkan sering mengalami anak anda banyak bertanya terhadap suatu hal yang membuat anda kaget terhadap pertanyaan si anak. Karena berbagai alasan anda malas atau tidak mau sama sekali menjawab pertanyaan si anak. Malas menjawab pertanyaan sang anak adalah tindakan menutup rasa ingin tahu. Wajarlah kalau anak-anak sering atau banyak bertanya terhadap hal-hal yang dialami atau dilihatnya di sekitarnya. Anak-anak itu rasa keingin tahuannya sangat tinggi. Untuk itu, saat anda anda mengutarakan sebuah pertanyaan yang bisa atau tidak bisa anda jawab. Berikan jawaban yang dibutuhkan oleh anak anda dengan menggunakan bahasa yang jelas dan mudah dipahami. Jangan selalu menutup rasa keingintahuan anak anda. Dengan menutup keingintahuan anak, anak anda akan semakin penasaran. Kalau memang anda tidak tahu apa jawaban yang seharusnya anda berikan pada anak anda, berikan saja jawaban yang sedikit masuk akal agar anak anda tidak terus dikejar-kejar rasa penasaran.

 

4. Kurang memberikan kesempatan kepada anak untuk mengutarakan pendapat

Gambar: www.slideshare.net

 

 

Apa yang diperintahkan orangtua menurut aturannya memang harus dipatuhi oleh anak karena itu adalah suatu keharusan. Namun, tidak selalu apa yang diperintahkan oleh orangtua itu wajib untuk dilakukan oleh anak. Anak sering sekali terlalu dipaksakan untuk menuruti semua perintah yang anda berikan untuk anak-anak bukan? Ketahuilah anak anda membutuhkan kesempatan untuk melakukan segala sesuatu yang mereka inginkan tanpa menuruti perintah anda dan anak anda butuh kesempatan untuk mengutarakan pendapat terhadap apa yang sebenarnya mereka inginkan dari anda sebagai orangtuanya. Banyak orangtua yang selalu maunya menang sendiri. Berikanlah anak anda sebuah kesempatan untuk mengutarakan pendapat mereka. Mengutarakan pendapat bisa menjadi bentuk toleransi antara anak dengan orangtua. Namun terkadang pendapat anda jauh berbeda dengan pendapat anak anda. Bagaimanapun juga anda harus memberikan mereka kesempatan untuk mengutarakan pendapat mereka.

Cari sekolah/universitas di edumor.com!

 

5. Sering berkomentar negatif

Gambar: www.female.kompas.com

 

 

Memberikan komentar kepada anak boleh-boleh saja sih, asalkan komentarnya yang positif. Saat memberikan komentar kepada anak, tanpa disadari dan tanpa disengaja anda sering memberikan komentar negatif. Komentar negatiflah yang membuat anak anda merasa tersinggung. Namanya anak pasti cepat peka pada hal-hal yang membuatnya merasa tersinggung. Dari komentar negatif itulah yang juga dapat membuat anak anda malas melakukan segala sesuatu yang penting untuk dicoba termasuk hal-hal baru yang dapat menumbuh kembangkan kreativitas anak. Setiap suatu kesalahan yang anak anda perbuat, sebisa mungkin berikan komentar positif untuk menumbuh kembangkan rasa percaya diri dan berani mencoba hal-hal baru yang patut untuk dicoba oleh anak anda.

 

Baca juga

Share this!

One thought on “Stop 5 Perilaku Penghambat Kreativitas Anak! Simak disini!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *