Pilih Sekolah untuk Anak? Swasta atau Negeri? Baca Dulu Penjelasannya Ini!

Orangtua yang ingin memasukan anaknya ke sebuah sekolah pasti memilih sekolah yang terbaik untuk anak anda. Sekolah yang ingin anda pilihkan untuk anak anda itu sekolah swasta atau sekolah negeri? Menurut anda lebih baik sekolah swasta atau sekolah negeri? Anda bebas memilih mau memasukan anak anda di sekolah swasta atau negeri. Sebelum memutuskan, sebaiknya simak terlebih dahulu penjelasan mengenai sekolah swasta dan sekolah negeri. Berikut penjelasannya di bawah ini:

 

Sekolah Swasta:
1. Biaya yang mahal

Gambar: 82122964.blogspot.co.id

 

 

Untuk memasukan anak anda ke sekolah swasta, anda memerlukan biaya yang tidak sedikit mulai dari biaya uang pangkal, uang kegiatan, uang sekolah, biaya buku, biaya seragam, dll. Biaya dalam sekolah swasta ditentukan oleh pihak yayasan pada sekolah itu sendiri. Di dalam sekolah swasta, terdapat fasilitas-fasilitas pendukung yang cukup lengkap sehingga biaya sekolah swasta mengikuti fasilitas-fasilitas pendukung di sekolah tersebut. Semakin fasilitas-fasilitasnya modern dan lengkap, biaya sekolahnya pasti semakin mahal.

 

2. Difokuskan pada agama tertentu

Gambar: karenaopini.blogspot.co.id

 

 

Dalam hal pendidikan karakter, etika, dan agama, sekolah swasta memfokuskan pembelajaran berdasarkan agama tertentu. Misalnya; ada sebuah sekolah swasta Kristen, berarti sekolah tersebut memberikan pendidikan karakter, etika, dan agama kepada anak didiknya berdasarkan agama Kristen. Bagaimana dengan siswa-siswa di sekolah swasta? Tentunya siswa-siswa pada sekolah swasta bermayoritas berasal dari golongan agama yang difokuskan pada sekolah tersebut.

 

3. Status kepemilikannya milik perseorangan atau kelompok

Gambar: gkikarangsaru.wordpress.com

 

 

Pada awalnya sekolah swasta itu dibentuk dan dimiliki oleh perseorangan atau kelompok pendidikan tertentu yang bersifat swasta karena sekolah swasta tidak dimiliki oleh pemerintah. Untuk urusan operasional, sekolah swasta memberikan semua bebannya kepada siswa di sekolah swasta tersebut. Pihak pemilik sekolah swasta yaitu pihak yayasan. Pihak yayasanlah yang memiliki wewenang dalam pengambilan keputusan terhadap sekolah tersebut.

 

4. Tenaga pengajarnya adalah pegawai swasta

Gambar: hipwee.com

 

 

Semua sekolah swasta mempekerjakan tenaga pengajar yang berasal dari swasta. Lulusan tenaga pengajar pada sekolah swasta berupa masyarakat yang pernah menempuh pendidikan keguruan jenjang S1 dan ada juga yang lulusan S2. Tenaga pengajarnya juga tidak memiliki sertifikasi dari Pemerintah. Di sekolah swasta, tenaga pengajarnya pun bukan honorer tetapi tenaga pengajar tetap. Jika ada guru pengganti, guru penggantinya juga berasal dari pegawai swasta bukan honorer.

 

5. Jumlah kelas dan siswa yang sedikit

Gambar: malesbanget.com

 

 

Jumlah kelas di sekolah swasta jauh lebih sedikit dari sekolah negeri, baik tingkat SD, SMP, dan SMA. Hal ini disebabkan karena jumlah siswa di sekolah swasta lebih sedikit dari jumlah siswa di sekolah negeri. Karena jumlah siswa di sekolah swasta yang terlebih sedikit, maka guru-guru di sekolah swasta dapat memfokuskan diri dalam hal pemberikan perhatian ke hampir semua siswanya. Para guru di sekolah swasta pun hampir semuanya paham betul dengan karakter-karakter siswanya.

Baca juga: Mau Pilih Sekolah yang Tepat untuk Anak? Ini 6 Faktor Penentunya!

 

Sekolah Negeri:
1. Biaya yang terbilang murah

Gambar:sdit-daarussalam.blogspot.co.id

 

 

Berbicara tentang sekolah negeri, pasti anda sudah mengetahui kalau biaya untuk menyekolahkan anak anda di sekolah negeri itu terbilang murah. Tidak seperti sekolah swasta yang biaya sekolahnya terbilang mahal. Biaya di sekolah negeri terbilang murah karena sekolah negeri memiliki fasilitas-fasilitas yang standard. Biaya sekolah yang diberikan oleh siswa-siswanya lebih banyak ditanggung oleh pemerintah khusus siswa SD dan SMP. Biaya yang ditanggung oleh Pemerintah berupa dana BOS alias Bantuan Operasional Sekolah. Dana BOS ini hanya berlaku untuk siswa SD dan SMP negeri, siswa SMA sendiri membayar biaya sekolah yang jauh lebih murah.

 

2. Tidak difokuskan dengan agama tertentu

Gambar: yunuspatty.blogspot.co.id

 

 

Untuk sekolah negeri, persoalan mengenai pendidikan karakter, etika, dan agama, sekolah negeri tidak memfokuskan diri pada agama tertentu. Siswa-siswa yang bersekolah di sekolah negeri memiliki agama yang berbeda-beda. Karena sekolah tersebut tidak memfokuskan pada agama tertentu, maka pada pelajaran agama, siswa-siswanya mengikuti ajaran pendidikan agama berdasarkan agama dari masing-masing siswa tersebut. Soal pergaulan, di sekolah negeri siswa-siswanya tidak ragu untuk bergaul dengan siswa lain yang memiliki perbedaan agama.

 

3. Status kepemilikannya adalah milik umum dan dibiayai Pemerintah

Gambar: id.wikipedia.org

 

 

Sekolah negeri adalah sebuah sekolah yang berstatus kepemilikan umum. Sekolah negeri tidak ada dibawah naungan perseorangan/kelompok. Sekolah negeri sendiri, dibiayai oleh Pemerintah Pusat dan Daerah. Maka dari itu hampir seluruh siswa yang bersekolah di sekolah negeri biaya pendidikannya ditanggung oleh Pemerintah. Untuk masalah pengeluaran biaya di sekolah negeri, sekolah negeri tentu mendapatkan banyak bantuan dari Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah. Biaya bantuan tersebut berasal dari anggaran pendapatan dan belanja negara.

 

4. Tenaga pengajarnya berasal dari pegawai negeri

Gambar: sdnpuspiptek.wordpress.com

 

 

Tenaga pengajar sekolah negeri sama halnya dengan tenaga pengajarnya sekolah swasta yang berasal dari lulusan keguruan jenjang S1 dan ada yang S2. Namun, yang membedakannya adalah tenaga pengajar pada sekolah negeri berasal dari pegawai negeri. Pegawai negeri yang dimaksudkan adalah PNS. Tenaga pengajarnya sudah tersertifikasi oleh Pemerintah. Ketika ada guru yang tidak bisa mengajar di sekolah tersebut atau sudah tidak mengajar lagi, maka guru tersebut akan digantikan oleh guru honorer.

Cari sekolah/universitas di edumor.com!

 

5. Memiliki jumlah kelas dan siswa yang lumayan banyak

Gambar: batam.tribunnews.com

 

 

Untuk di sekolah negeri, tidak bisa dibayangkan kalau jumlah kelas di setiap jenjang SD, SMP, dan SMA lumayan bayak. Hal ini disebabkan karena jumlah siswanya lumayan banyak. Di setiap kelas jumlah siswanya lumayan banyak tidak seperti di sekolah swasta yang jumlah siswa di setiap kelasnya sedikit. Akibat jumlah siswa yang lumayan banyak, guru pengajar tidak terlalu memfokuskan diri pada pemberian perhatian kepada anak didiknya.

Bagaimana pilihan anda? Anda ingin menyekolahkan anak anda di sekolah swasta atau di sekolah negeri nih? Pilihan ada di tangan anda masing-masing.

 

Baca juga

Share this!

2 thoughts on “Pilih Sekolah untuk Anak? Swasta atau Negeri? Baca Dulu Penjelasannya Ini!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *