Ngerjain Soal Ujian dengan Efektif? Simak Triknya disini!

Ujian, siapa takut? Gak perlu takut lah menghadapi ujian. Ujian itu sifatnya sementara kok, gak setiap hari kamu menghadapinya. Hadapi dengan santai dan percaya diri. Pernah gak sih kamu mengalami yang namanya mengerjakan soal ujian yang gak efektif? Ketika kamu selesai mengumpulkan kertas ujianmu, kamu merasa panik dan galau mikirin kira-kira jawabanmu itu benar atau salah dan hasilnya bagus apa gak bukan? Itu pasti kamu alami ketika menghadapi ujian kan? Tenang, sekarang ada trik mengerjakan soal ujian yang lebih efektif. Perhatikan trik-trik berikut ini ya!

 

1. Beri tanda pada nomor soal ujian

Sumber: https://www.zenius.net/blog/11014/strategi-taktik-jawab-soal-ujian-efektif

 

 

Setiap saat ingin mengerjakan soal ujian, lebih baik kamu tandai saja nomornya. Memberikan tanda soal tersebut termasuk soal yang susah atau soal yang mudah. Supaya gak bingung, bedakan saja tandanya. Misalnya; nomor yang kamu lingkari adalah nomor dengan soal yang susah, sedangkan momor yang kamu kotakin adalah nomor dengan soal yang mudah, dan berbagai tanda lainnya. Pada kertas soalmu, berikan keterangan lingkaran itu artinya soalnya susah, kotak artinya soal yang mudah, dll. Pemberian tanda pada nomor soal ujian berguna untuk membedakan mana soal yang susah, mana soal yang mudah, dll. Kamu juga bisa tahu mana yang harus dikerjakan terlebih dahulu dan mana yang dikerjakannya belakangan berdasarkan tanda-tanda yang sudah kamu berikan pada setiap nomor soal tersebut.

 

2. Jangan kebanyakan mikir lebih baik kerjain soal yang mudah dulu

Sumber: http://www.anakui.com/untuk-kamu-yang-selalu-khawatir-sama-teman-yang-keluar-duluan-saat-ujian-semester/

 

 

Kebiasaan dalam mengerjakan soal ujian yang sering kamu lakukan adalah kebanyakan mikir. Ketika kamu mengerjakan sebuah soal ujian dan tiba-tiba kamu merasa lupa untuk melanjutkan jawabannya yang kamu berikan, kamu akan lebih banyak berpikir keras untuk menemukan jawabannya dan ketika kamu berhasil menemukan jawabannya, barulah kamu menulis jawabannya. Hey, itu adalah cara yang salah. Berpikir keras dalam arti kelamaan mikir membuat waktu kamu terbuang sia-sia sehingga waktu yang kamu butuhkan untuk melanjutkan mengerjakan soal berikutnya tinggal sedikit. Yang sebenarnya adalah kamu kerjakan soal yang mudah terlebih dahulu barulah mengerjakan soal yang susah. Kalau udah terlanjur, lebih baik loncatin jawabannya dan lanjutkan ke soal yang lebih mudah untuk kamu kerjakan dengan cepat.

 

3. Lanjutkan mengerjakan soal yang susah

Sumber: http://rahmahcerpeng.blogspot.co.id/

 

 

Dari nomor soal yang mudah dan tentunya sudah kamu kerjakan dengan cepat tadi, kembalilah pada nomor soal yang susah untuk kamu kerjakan. Berikan jawaban dari soal yang susah tersebut dengan jawaban yang masuk akal alias sesuai dengan pertanyaannya. Namanya soal yang susah dan kamu benar-benar gak bisa jawab sama sekali karena kamu gak tahu jawabannya dan gak paham sama soalnya lebih baik jawab apa adanya aja deh, jangan sekali-kali untuk dikosongkan. Jawaban yang apa adanya bisa jadi adalah jawaban yang sedikit benar. Kalau dikosongkan gak akan dapat point nilainya sedangkan jawaban yang sedikit benar masih bisa mendapatkan point nilai walaupun cuman sedikit.

Baca juga: Memperoleh Beasiswa Itu Penting, Ini Alasannya!

 

4. Periksa kembali jawabannya

Sumber: http://caranyontek.blogspot.co.id/

 

 

Jangan mudah puas setelah mengerjakan soal ujian ya! Sebelum soal tersebut kamu kumpulkan, lebih baik kamu periksa kembali semua jawaban yang kamu berikan selagi masih ada waktu. Periksa apakah jawaban yang kamu merikan itu kira-kira sudah benar apa belum, apakah masih ada yang belum selesai dijawab, dan apakah masih ada jawaban yang kosong.  Jika masih ada jawaban yang salah lebih baik diperbaiki sampai jawaban itu benar, ada jawaban yang belum selesai lebih baik dilanjutkan sampai selesai, dan jawaban yang masih kosong lebih baik dikerjakan. Periksa perlahan-lahan aja, gak perlu terburu-buru!  Semua itu harus kamu periksa loh. Jangan sampai ketika kamu sudah terlanjur mengumpulkan lembar jawabanmu, ternyata masih ada jawaban yang salah/jawaban yang belum selesai/jawaban yang masih kosong.

Cari sekolah/perguruan tinggi di edumor.com!

 

5. Memberikan target waktu mengerjakan soal ujian untuk setiap nomornya

Sumber: http://www.dadangjsn.com/2015/04/manajemen-waktu-yang-baik-kunci-sukses.html

 

 

Mengerjakan soal ujian sudah ditentukan waktu berapa lama pengerjaan soal ujian. Kamu pastinya tahu berapa lama waktu pekerjaan soal ujian bukan? Dengan itu, berikan target berapa lama kamu harus mengerjakan soal dalam setiap nomornya agar kamu bisa punya waktu untuk lagi untuk memeriksa jawabanmu kembali/melanjutkan mengerjakan soal yang masih kosong/soal yang jawabannya belum selesai terisi. Contoh; waktu pekerjaan soal ujian yang diberikan adalah 120 menit dengan jumlah soal 15 soal. Kamu bisa memperkirakan tiap soal waktu pengerjaannya 6 menit, berarti kamu masih punya sisa waktu 30 menit. Manfaatkan sisa waktu 30 menit tersebut untuk memeriksa jawaban/melanjutkan mengerjakan soal dengan jawaban yang masih kosong/melanjutkan mengerjakan soal dengan jawaban yang belum terselesaikan.

 

Baca juga

Share this!