TOEFL VS IELTS, Ini Penjelasannya!

Untuk menempuh pendidikan/bekerja di tempat yang berhubungan dengan bahasa asing, kamu membutuhkan kemampuan berbahasa asing terutama bahasa inggris sih yang paling diutamakan. Kemampuan bahasa inggris yang harus kamu miliki harus berkualitas mulai dari berkomunikasi dengan bahasa inggris, membaca bacaan bahasa inggris, mendengarkan bahasa inggris, dan menulis dalam bahasa inggris. Semuanya itu harus dapat kamu kuasai loh. Supaya kamu bisa diterima sekolah/kuliah/bekerja di tempat yang berhubungan dengan bahasa inggris. Nilai TOEFL dan IELTS yang kamu miliki harus memenuhi standard yang telah ditentukan dari awal. Kalau nilai TOEFL dan IELTS kamu dibawah standard, sayang sekali kamu gak akan bisa keterima. Udah pada paham belum apa bedanya TOEFL dan IELTS? Bingung ya? Daripada bingung yang berkepanjangan, yuk simak perbedaan antara TOEFL dan IELTS di bawah ini!

 

TOEFL:
1. Ujian khusus bahasa inggris Amerika

Sumber: http://penerjemahteks.blogspot.co.id/2014/06/bahasa-inggris-amerika.html

 

 

TOEFL merupakan singkatan dari Test of English as a Foreign Language. Tes TOEFL adalah sebuah tes yang menguji kemampuanmu dalam bidang bahasa inggris. Bahasa inggrisnya adalah inggris amerika. TOEFL sendiri diselengarakan dan dikembangkan oleh ETS atau Educational Testing Service yang berpusat di Amerika serikat. Test TOEFL diselenggarakan setiap tahunnya yang diminta oleh universitas Amerika dan Kanada. Setelah selesai tes, akan dilihat berapa nilai kemampuan yang kamu peroleh dari hasil tes TOEFL itu sendiri. Standard nilai TOEFL yang ditentukan antara lain 500-600. Jika kamu mempunyai nilai TOEFL yang sesuai dengan standard yang telah ditentukan, berarti kamu mempunyai kemampuan berbahasa inggris yang bagus. Tapi jika kamu malah mempunyai nilai TOEFL di bawah standard berarti kemampuan berbahasa inggrismu masih kurang. Kamu pun dianjurkan untuk mengikuti kursus bahasa inggris untuk meningkatkan kemampuan bahasa inggrismu.

 

2. Ditekankan untuk studi/bekerja dengan bahasa inggris sebagai bahasa utamanya (Sekolah internasional, kampus internasional, perusahaan asing, dan kedutaan)

Sumber: http://www.acgedu.com/in/ind/school-life/uniform

 

 

Bagi kamu yang ingin studi/bekerja dengan bahasa utamanya bahasa inggris seperti sekolah internasional, kampus internasional, perusahaan asing, dan kedutaan, terlebih dahulu kamu harus mengikuti tes TOEFL yang diselenggarakan oleh sekolah/kampus/perusahaan tersebut. Karena bahasa inggris adalah bahasa utama yang digunakan, maka dari itu kamu harus mempunyai kemampuan berbahasa inggris yang bagus. Dari tes TOEFL itulah akan dilihat apakah kamu layak atau tidak untuk melakukan studi/bekerja ditempat tersebut. Jadi  intinya TOEFL itu, lebih ditekankan dan difokuskan untuk menguji kemampuan bahasa inggris kamu saja.

 

3. Terdiri dari TOEFL ITP dan TOEFL IBT ( Test tertulis dan test online)

Sumber: http://www.belajaringgris.net/perbedaan-official-toefl-ets-ibt-vs-toefl-itp-test-5779.html

 

 

Test TOEFL terdiri dari 2 tipe pengujian yang akan kamu ikuti. Test tersebut yaitu TOEFL ITP dan TOEFL IBT.  Ternyata diantara tes TOEFL ITP dan TOEFL IBT, TOEFL IBT yang lebih ditekankan pada difokuskan. TOEFL ITP hanya berlakukan dilakukan oleh peserta di wilayah Asia saja ya. Untuk tes TOEFL IBT berupa tes membaca, menulis, mendengarkan, dan berbicara. Tes ini mengharuskan kamu melakukan perekaman terhadap jawaban yang kamu berikan untuk dikirimkan ke ETS. Oh ya, TOEFL ITP itu secara tertulis sedangkan TOEFL IBT itu secara online ya. Test tertulis dalam TOEFL ITP seperti tes membaca, menulis, dan mendengarkan. Tes membaca kamu akan diberikan sebuah soal cerita yang ada pertanyaannya kemudian kamu tulis jawabannya, tes menulis itu hanya memberikan kamu sebuah soal berupa grammar kemudian kamu tulis jawabannya, dan tes mendengar itu kamu akan diberikan soal pertanyaan melalui rekaman suara setelah itu ditulis jawabannya. Untuk tes mendengarkan, soalnya hanya diputarkan sekali saja, tidak ada pengulangan. Jawaban yang kamu berikan dalam tes TOEFL ITP berupa pilihan ganda. Soal yang diberikan sebanyak ratusan yang kamu harus jawab. Waktu yang kamu butuhkan untuk mengikuti test TOEFL yaitu kurang lebih 4 jam dan harus diselesaikan dalam satu hari.

Baca juga: Bingung Cari Info Beasiswa? Kunjungi 5 Situs ini!

 

IELTS:
1. Ujian khusus bahasa inggris british

Sumber: https://johnywijaya.blogspot.co.id/2013/03/sejarah-bahasa-inggris-menjadi-bahasa.html

 

 

IELTS merupakan singkatan dari International English Language Testing System. IELTS berupa ujian khusus bahasa inggris britania dan british. IELTS sendiri diselenggarakan dan dikembangkan oleh Universitas Cambridge, British Council dan IDP Education Australia. Setiap tahunnya tes ini diterima oleh Australia, Inggris, dan Selandia Baru. IELTS memiliki standard nilai dengan skala 1-9 dan nilai standard lulusnya kira-kira 6.0-9.0. Dibawah standard yang ditentukan, berarti kemampuan bahasa inggrismu kurang. Nilai IELTS sangat berpengaruh bagi kelulusanmu untuk studi/bekerja ke luar negeri. Tes IELTSmu gagal, harapan kamu untuk studi/bekerja ke luar negeri gagal total. Tapi tenang, masih ada kesempatan di lain waktu kok.

 

2. Ditekankan untuk yang ingin studi/bekerja ke luar negeri

Sumber: http://www.cnnindonesia.com/gaya-hidup/20161116094753-277-172941/lima-alasan-terbaik-bekerja-di-luar-negeri/

 

 

Berbeda dengan TOEFL, tes IELTS merupakan tes yang ditekankan bagi kamu yang ingin melanjutkan studi/ bekerja ke luar negeri. Sebelumya kamu harus mengikuti tes IELTS terlebih dahulu di sebuah lembaga IELTS. Test ini telah diakuki oleh institusi pendidikan dan badan profesional di berbagai belahan dunia yang menggunakan bahasa inggris loh. Negara yang diperuntukan untuk studi/bekerja ke luar negeri adalah seluruh negara di belahan dunia, mulai dari negara-negara Asia sampai negara-negara Eropa. Tidak seperti tes TOEFL yang hanya khusus negara bagian Asia aja. Dalam pengajuan beasiswa ke luar negeri, IELTS juga dibutuhkan. Beasiswa yang berasal dari beasiswa LPDP, beasiswa pemerintah, bahkan beasiswa dari perusahan-perusahaan yang memberikan beasiswa ke luar negeri untuk kamu.

Cari sekolah/perguruan tinggi di Edumor.com!

 

3. Terdiri dari tes akademik dan non akademik (Test tertulis dan test praktek berbicara)

Sumber: http://www.indbeasiswa.com/2015/09/tips-sukses-menghadapi-tes-ielts.html

 

 

Tes IELTS hampir-hampir mirip dengan tes TOELF. Yang membedakannya test IELTS ini terdiri dari test akademik dan test non akademik. Test Akademik mengharuskan kamu mengikuti test berupa test tertulis, sedangkan test non akademik itu mengharuskan kamu untuk melakukan pembicaraan di depan tim penguji. Pembicaraan yang kamu ucapkan berdasarkan topik yang telah ditentukan oleh tim penguji. Yang pasti test berbicara ini juga menggunakan bahasa inggris british. Test berbicara ini bertujuan untuk menguji kemampuan kamu berkomunikasi dalam bahasa inggris. Yang dilihat dari test berbicara itu antara lain; kelancaranmu dalam berbicara, tata bahasa yang kamu ucapkan, struktur bahasa yang kamu ucapkan, dan pemahaman bahasa yang kamu kuasai dan ucapkan. Waktu penyelesainnya 2 jam 45 menit dan tidak diselesaikan pada hari itu juga, ada jeda waktunya.

Sekian deh perbedaan-perbedaan TOEFL dengan IELTS. Maka dari itu tingkatkan kemampuanmu dalam berbahasa inggris. TOEFL dan IELTS itu sama-sama penting kok.

 

Baca juga

Share this!

One thought on “TOEFL VS IELTS, Ini Penjelasannya!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *