5 Hal yang Harus Dihindari Saat Magang

Magang merupakan suatu proses menganalisa sebuah perusahaan dan magang tersebut hanya dilakukan oleh siswa SMK dan mahasiswa semester akhir. Kamu yang lagi mau menuju proses magang, udah pada tahu belum kesalahan apa saja yang gak boleh dilakukan selama magang? Berikut ini beberapa kesalahan yang gak boleh dilakukan saat proses magang:

 

1. Tidak menulis hal penting

Sumber: http://putra-wilis.blogspot.co.id/2015/03/3-hal-penting-dalam-menulis-contoh.html

 

 

Kesalahan seperti ini yang terkadang kamu lakukan disaat sedang melakukan proses magang. Saat mendapatkan berbagai informasi atau hal-hal penting, kamu hanya mengingatnya luar kepala. Tidak ada kemauan untuk mencatat berbagai hal penting yang seharusnya kamu catat agar kamu tidak kelupaan. Padahal hal ini penting dilakukan karena gak semua orang bisa mengingat segala sesuatu yang telah terjadi. Yang sebenarnya itu kamu harus mencatat semua hal dan informasi penting di dalam buku catatan. Jadi, ketika kamu merasa ada sesuatu yang sepertinya kelupaan atau ketinggalan kamu tinggal membuka dan membaca catatan yang kamu buat. Target yang harus kamu capai juga termasuk hal penting yang harus kamu catat agar kamu tahu apa saja target yang harus capai dan apakah target tersebut sudah kamu capai atau belum. Saat kamu mendapatkan sebuah kritik dan saran dari atasanmu atau dari pekerja lainnya, jangan lupa untuk mencatat juga.

 

2. Tidak menerima feedback

Sumber: http://www.diedukasi.com/2015/10/kritikan-dan-pujian-bahan-ajar-bahasa.html

 

 

Banyak loh anak magang yang sok pinter. Merasa dirinya pinter di depan banyak orang agar mendapatkan banyak pujian, tapi aslinya gak pinter. Banyak cara yang kamu lakukan agar kamu terlihat pinter. Kamu pasti akan menerima banyak feedback dari atasan dan orang sekitar perusahaan tempat kamu magang. Karena kamu merasa benar dan merasa pinter, kamu gak mau menerima feedback-feedback dari mereka. Kamu melakukan segala sesuatunya berdasarkan kemauanmu sendiri. Perlu diketahui, feedback-feedback yang diberikan kepada kamu itu agar kamu gak melakukan kesalahan yang sama dan demi kemajuan kamu. Demi kemajuan perlu sebuah feedback dan kalau kamu bisa menerima bahkan melaksanakan feedback yang diberikan, kamu akan semakin paham dan maju dalam mengerjakan tugas-tugas yang diberikan kepada kamu.

 

3. Tidak aktif bertanya dan mengutarakan ide

Sumber:  http://informasitips.com/tips-agar-betah-bekerja-di-kantor

 

 

Proses magang merupakan proses bagi kamu untuk menganalisa sebuah permasalahan yang terjadi di perusahaan tempat kamu magang. Selain menganalisa, kamu perlu menggali berbagai informasi akan perusahaan tersebut secara menyeluruh dan luas. Jangan hanya mencari informasi dari satu sisi saja. Untuk itu, saat proses magangmu sedang berlangsung, kamu gak boleh pasif. Pasif dengan malu bertanya terhadap apapun yang kamu butuhkan. Kamu dianjurkan untuk selalu aktif berdasarkan kemauanmu sendiri, harus peka. Tanyakan saja infomasi yang kamu butuhkan dalam menganalisa perusahaan tersebut maupun bertanya terhadap tugas-tugas yang sedang kamu lakukan disaat kamu mengalami kesusahan. Mengutarakan ide terkadangpun kamu gak berani atau malas untuk mengutarakannya. Kamu berpikir bahwa kamu baru magang bukan karyawan tetap yang punya hak untuk mengutarakan ide. Karyawan magang juga punya hak untuk mengutarakan sebuah ide. Utarakan saja ide-ide yang kamu punya diotakmu, jangan ditahan-tahankan. Ide yang kamu berikan pasti diterima kok. Walaupun ide kamu itu gak digunakan, bukan berarti idemu itu tidak bagus. Namun, mungkin idemu itu kurang kena.

Baca juga: Cek disini 7 Persyaratan Pendaftaran Beasiswa LPDP 2017!

 

4. Selalu berasumsi kalau kamu akan menjadi karyawan tetap

Sumber: http://rudicahyo.com/psikologi-artikel/apa-dampak-berasumsi-negatif-bagi-kesehatan-jiwa-kita/

 

 

Magang itu cuma sementara untuk menganalisa suatu perusahaan tempat kamu magang. Magang belum tentu bisa membuat kamu menjadi karyawan tetap yang direkrut oleh perusahaan. Itu tergantung bagaimana dengan kamu selama proses magang. Atasanmu akan melihat bagaimana cara kerjamu selama magang itu bagus apa gak, kamu aktif atau gak, punya banyak ide atau gak, dll. Dari situlah yang bisa menjadikan kamu sebagai karyawan tetap yang direkrut oleh perusahaan. Janganlah terlalu sering berasumsi kalau kamu akan menjadi karyawan tetap. Kalau kamu memang dijadikan karyawan tetap di perusahaan tersebut ya syukurlah dan kalau memang kamu gak dijadikan karyawan tetap di perusahaan, kamu harus menerimanya dengan lapang dada. Berarti itu bukan rezeki dan keberuntunganmu.

Cari sekolah / perguruan tinggi di Edumor!

 

5. Malas bergaul

Sumber:  http://kampusrahasia.com/2016/05/13/cara-untuk-sukses-dalam-pergaulan/

 

 

Lingkungan pekerjaan itu jauh berbeda dengan lingkunganmu di luar sana. Jangan sekali-kali untuk malas bergaul ya! Sering-seringlah bergaul demi memperluas jaringan. Kamu tidak akan punya banyak jaringan jika kamu malas bergaul apalagi pergaulan di lingkungan pekerjaan. Jangan malas bergaul hanya karena orang-orang yang kamu jumpai itu usianya diatas kamu. Bergaul boleh sama siapa saja dengan usia berapa saja. Sering-sering bergaul di lingkungan pekerjaan siapa tahu suatu saat nanti kamu bisa menjalin suatu hubungan bisnis atau hubungan kerja dengan karyawan-karyawan yang ada di perusahaan tersebut.

 

Baca juga

Share this!