Pentingnya Membangun Komunikasi yang Efektif Terhadap Pelanggan

Berkomunikasi yang akurat adalah dengan berkomunikasi secara efektif. Saat anda berhadapan dengan pelanggan, bagaimana dengan komunikasi anda? Apakah komunikasi anda sudah efektif dan berjalan dengan lancar? Kalau belum, mari simak tips ini agar komunikasi anda menjadi lebih efektif!

 

1. Ciptakan kesan pertama yang menarik

Sumber: https://wolipop.detik.com/read/2010/11/22/112645/1499106/857/6-etika-berjabat-tangan-secara-profesional?w992201858

 

 

Saat berjumpa dengan seseorang di lingkungan sekitar, yang pertama kali diutamakan adalah menciptakan kesan pertama yang bagus. Menciptakan kesan pertama yang bagus dapat membuat orang yang anda jumpai merasa tertarik dengan anda. Kesan pertama yang bagus dengan cara memberikan senyuman manis, bersalaman, jangan lupa memperkenalkan diri secara jelas, berpakaian rapi, dll. Saat ada kesepakatan, sebisa mungkin anda harus menepati dan memenuhi kesepakatan tersebut. Semakin anda bisa menepati dan memenuhi kesepakatan, pelanggan akan semakin percaya kepada anda sampai seterusnya dan menganggap anda sebagai orang yang dapat dipercaya.

 

2. Jelaskan dengan singkat tapi jelas

Sumber: https://blog.jejualan.com/inilah-10-langkah-wajib-manajemen-komunikasi-dengan-pelanggan/

 

 

Saat menjelaskan sesuatu terhadap pelanggan pada saat pertama kali bertemu, anda harus menjelaskan dengan singkat tapi jelas maksudnya. Agar apa yang anda jelaskan dapat cepat dimengerti oleh pelanggan, hindari menjelaskan dengan berbelit-belit. Jelaskan saja langsung pada intinya. Kalau ada pertanyaan dari pelanggan, berikan kembali jawaban yang nyambung dari pertanyaan, jelaskan perlahan-lahan sampai si pelanggan mengerti tetap dengan menjelaskan secara singkat. Apa yang sudah anda jelaskan jangan diulang-ulang kembali tanpa diminta oleh si pelanggan.

Baca juga: Kamu Suka Bolos Sekolah ya? Baca Ini!

 

3. Perhatikan eye contact saat berkomunikasi dengan pelanggan

Sumber: https://yourdecision.oten.tafensw.edu.au/pluginfile.php/447/mod_page/content/115/CPPDSM3019B_Communicate_with_clients/p1.htm

 

 

Fokus kan diri anda pada si pelanggan, jangan ngelirik kemana-mana. Perhatikan eye contact terhadap pelanggan anda. Eye contact berpengaruh saat berhadapan dengan pelanggan. Kalau ngelirik kemana-mana, pelanggan akan berpikir bahwa anda gak fokus dan gak menghargai pelanggan yang sedang anda hadapi. Jadi, saat berhadapan dengan pelanggan, perhatikan pelanggan anda dan fokuskan diri anda hanya pada pelanggan. Abaikan pandangan anda pada hal-hal lain. Anggaplah di sekitar anda hanya ada anda dan si pelanggan.

 

4. Ciptakan antusiasme yang tinggi

Sumber: http://gofaztrack.com/uncategorized/5-cara-cerdas-memberikan-pelayanan-prima-pada-pelanggan/

 

 

Mau pelanggan anda merasa tertarik? Ciptakanlah rasa antusiasme ya! Antusiasme dalam perkataan dan tindakan. Saat berbicara, ucapkan kata-kata dengan gairah yang semangat jangan lemes-lemesan. Tunjukan kepada pelanggan kalau anda sedang bersemangat. Antusiasme dapat dilihat dari ketegasan anda dalam berbicara dan menjelaskan sesuatu. Perkataan yang tegas berarti anda punya rasa antusiasme yang tinggi. Kalau anda antusias, pelanggan akan merasa tertarik dengan anda. Rasa antusias bisa menjadikan suatu daya tarik tersendiri bagi pelanggan yang mendengarkan pembicaraan dan penjelasan anda.

 

5. Jangan emosi saat berhadapan dengan pelanggan

Sumber: http://ongoono.com/tips-jitu-saat-berkomunikasi-dengan-konsumen-yang-sedang-emosi/

 

 

Setiap pelanggan yang anda temui otomatis memiliki sifat yang berbeda-beda. Ada yang pendiem, bawel, menyebalkan, maupun emosian. Ketika anda berhadapan dengan pelanggan yang menyebalkan, bawel, dan emosian, tolong banget jangan emosi. Anda harus bersikap sabar dalam menghadapi si pelanggan. Karena pelanggan ada raja yang harus dilayani. Kalau anda tiba-tiba mau emosi, tahan saja. Jika anda emosi, malahan akan mendatangkan permasalahan antara anda dengan pelanggan anda. Si pelanggan juga akan menganggap bahwa anda gak punya etika dan sopan santun terhadap si pelanggan. Dengan demikian, hindari rasa emosi dengan selalu sabar dan sabar.

Cari sekolah / perguruan tinggi di Edumor!

 

6. Gunakan kalimat yang positif

Sumber: https://yantekbansel.wordpress.com/2012/07/25/sikap-positif-dalam-pelayanan/

 

 

Pergunakanlah kalimat yang positif jika anda ingin disukai oleh pelanggan anda dan pelanggan anda jadi terhipnotis dengan perkataan-perkataan anda. Sampaikan dengan kalimat positif berupa kalimat-kalimat memotivasi, kalimat-kalimat kritik dan saran, serta kalimat-kalimat yang tidak memaksa. Jangan ada kalimat kasar yang dapat membuat si pelanggan merasa tersindir dan merasa bahwa perkataan anda itu tidak layak atau tidak pantas untuk diucapkan.

 

Baca juga

Share this!