Tips Melindungi dan Mengatasi Anak dari Tindakan Bullying

Bullying merupakan tindakan kekerasan yang biasanya dilakukan di berbagai lingkungan masyarakat. Terdapat dua macam tindakan bully, yaitu; secara fisik dan mental. Jika anak anda menjadi korban bully, anak anda akan mengalami trauma berkepanjangan tentunya. Sebagai orangtua yang baik, anda tidak mau kalau anak anda menjadi korban bully bukan? Berikut tips melindungi dan mengatasi anak anda dari tindakan bully:

 

1. Biasakan anak anda untuk menjadi anak yang terbuka

Sumber: https://bundaarsya.wordpress.com/2011/06/17/komunikasi-orang-tua-dan-anak/

 

 

Sehabis pulang sekolah, anda harus membiasakan anak anda untuk terbuka kepada anda. Beri anak anda dorongan agar anak anda mau dan berani menceritakan segala sesuatu yang terjadi di lingkungan sekolah dan sekitarnya. Ketika anak anda mulai berani menceritakan segala sesuatu yang terjadi, dengarkan cerita dan permasalahan yang mereka alami sepanjang hari. Setelah itu, berikan nasehat dan juga solusi agar anak anda tidak mengalami kejadian yang sama sampai seterusnya. Dengan suatu dorongan, maka anak anda lama kelamaan akan terbiasa menjadi anak yang terbuka. Terbuka tidak hanya di rumah tetapi juga di lingkungan sekolah dan sekitarnya. Jadi, jika anak anda menjadi korban bully, mereka akan berani menceritakannya pada anda dan pada gurunya di sekolah.

 

2. Laporkan pada pihak sekolah jika anak anda menjadi korban bully di lingkungan sekolah dan sekitarnya

Sumber: https://kalteng.kemenag.go.id/berita/406917/guru-bk-bukan-musuh-siswa-bermasalah

 

 

Jika anak anda melaporkan atau mengadu kepada anda kalau mereka menjadi korban bully di lingkungan sekolah, segera laporkan kepada pihak sekolah. Datangi sekolah anak anda dan laporkan pada pihak sekolah kalau anak anda menjadi korban bully. Peristiwa ini harus cepat-cepat diketahui oleh pihak sekolah agar pihak sekolah dapat mengambil jalan keluarnya. Kalau tidak segera dilaporkan ke pihak sekolah, tindakan bully di lingkungan sekolah dan sekitarnya bisa semakin meluas. Tidak anak anda saja yang menjadi korban bully tapi bisa saja anak-anak lainnya menjadi korban bully yang di lakukan oleh teman-teman sekolah ataupun orang-orang yang ada di lingkungan sekolah.

 

3. Bentuk keharmonisan keluarga agar anak anda tidak menjadi pelaku bullying

Sumber: http://www.anneahira.com/menjaga-keharmonisan-keluarga.htm

 

 

Pepatah mengatakan “Buah tidak jatuh dari pohonnya”. Maksud dari kata pepatah tersebut adalah sifat orangtua pasti menurun ke anaknya. Apa yang orangtua lakukan akan dicontoh oleh sang anak. Sebagai orangtua, anda harus memberikan contoh yang baik kepada anak anda agar anak anda juga mencontoh apa yang anda lakukan. Dalam keluarga, anda harus membentuk keluarga yang harmonis. Jika anda dengan suami atau istri anda sedang bertengkar, janganlah melakukan pertengkaran di depan anak anda agar anak anda tidak menirukan kejadian ini kepada teman-temannya di sekolah dan di sekitar.

Baca juga: Baca 5 Tips Ini Agar Anak Anda Tidak Kuper!

 

4. Hilangkan penyebab yang membuat anak anda menjadi target bully

Sumber: http://sharingdisana.com/2013/06/06/dampak-ejekan-bullying-terhadap-anak-anak/

 

 

Anak anda dibully oleh teman-temannya pasti karena ada penyebabnya. Gak mungkin gak ada penyebabnya anak anda bisa menjadi target pembullyan. Di saat anak anda menjadi korban bully, ketahuliah apa penyebab anak anda bisa menjadi korban bully di lingkungan sekolah dan sekitarnya. Anda bisa menanyakan kepada teman-temannya ataupun orang lain yang mengetahui alasan mengapa anak anda menjadi korban bully. Setelah anda mengetahuinya, hilangkan penyebab tersebut agar anak anda tidak menjadi korban bully lagi. Misalnya; anak anda dibully oleh teman-teman sekolahnya atau orang-orang di sekitar sekolah karena memiliki penampilan yang aneh, anda bisa membuat atau mengubah anak anda untuk memiliki penampilan yang baik. Dengan begitu sang pembully tidak akan membully anak anda lagi.

 

5. Jika berakibat fatal laporkan kepada pihak yang berwajib

Sumber: http://www.tribunnews.com/regional/2015/01/11/dihina-mahasiswa-wali-kota-makassar-lapor-polisi

 

 

Berakibat fatal itu sudah tidak bisa ditoleransi lagi. Tidak ada kata toleransi lagi bila hal ini sudah terjadi. Anda harus dengan tegas melaporkan pada pihak yang berwajib jika peristiwa bully terhadap anak anda terjadi berkepanjangan dan berakibat fatal. Siapapun yang telah membully anak anda harus bertanggung jawab karena apapun yang kita lakukan itu harus ada pertanggungjawaban kalau terjadi suatu masalah. Ini sudah menyangkut pada tindak kriminalitas.

Cari sekolah / Cari perguruan tinggi di sini!

 

6. Beri tahu pada anak anda jangan sendirian jika ada si pembully

Sumber: http://www.superkidsindonesia.com/for-parent-4082-tips-aman-berbagi-foto-anak-sekolah-di-media-sosial.html

 

 

Kalau ada kesempatan dalam kesempitan si pembully bisa saja secara tiba-tiba menyerang anak anda. Sebagai pencegahan, selalu beritahu pada anak anda untuk jangan sendirian saat ada si pembully. Beri tahu anak anda untuk berbaur dengan teman-teman baik mereka. Jadi, jika anak anda ingin dibully teman-teman anak anda pastinya akan membela anak anda atau bisa juga si pembully gak berani untuk nyamperin anak anda karena ada banyak orang di sekitarnya.

Berhati-hatilah dengan tindakan bully pada anak. Hentikan sekarang juga yuk!

 

Baca juga

Share this!

3 thoughts on “Tips Melindungi dan Mengatasi Anak dari Tindakan Bullying

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *